Berkemah, Cara Sempurna Menikmati Indahnya Pantai Menganti

- Minggu, 23 Mei 2021 | 19:20 WIB
Salah satu spot di kawasan Pantai Menganti yang dimanfaatkan untuk berkemah oleh kalangan muda. (SM/Supriyanto)
Salah satu spot di kawasan Pantai Menganti yang dimanfaatkan untuk berkemah oleh kalangan muda. (SM/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Pantai Menganti tidak hanya moncer bagi warga Kebumen, tetapi sudah menjadi destinasi yang cukup dikenal oleh masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya.

Keistimewaan pantai yang berada di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kebumen ini wisawatan dapat menikmati indahnya matahari terbit (sunrise) sekaligus matahari terbenam (sunset).

Sunset paling sempurna pada musim kemarau seperti ini bisa dinikmati dari Bukit Si Gatel yang menjulang di sebelah utara bibir pantai. Sedangkan fenomena sunrise hampir bisa dinikmati di semua sudut pantai.

Ya, dengan luasnya area pantai yang masuk kawasan hutan yang dikelola Perum Perhutani KPH Kedu Selatan itu tidak puas menjelajah setiap sudut pantai jika hanya sekejap singgah. Yang patut dicoba adalah bermalam di pantai dengan menginap di penginapan yang tersedia atau kemping di tepi pantai.

Pada akhir pekan banyak anak muda dari sejumlah kota yang bermalam dengan mendirikan tenda di camping ground. Sedangkan bagi yang ingin lebih nyaman, pengolola menyediakan penginapan dengan harga yang terjangkau.

Darwin (31) salah satu pengunjung yang sengaja berkemping bersama teman-temannya mengaku sudah beberapa kali ke tempat ini, namun tak pernah ada kata bosan. Dia pun mengajak teman-temannya untuk camping di Pantai Menganti.

"Semalam kemping di sini bersama teman-teman. Sudah berkali-kali ke sini enggak bosan. Soalnya Pantai Menganti itu suasananya lengkap pantai plus perbukitan," ucap Darwin, Minggu (23/5).

Pantai Menganti berjarak sekitar 43 km dari pusat Kota Kebumen dan bisa dijangkau dengan kendaraan pribadi baik mobil atau sepeda motor. Pengunjung dari Kebumen bisa melalui Jalur Lintas Selatan-selatan (JLSS) atau Jalur Pansela. Melalui Pantai Suwuk, Karangbolong, Pasir, Sampai ke Pantai Menganti.

Tiket Masuk

Bisa juga ditempuh dari Gombong ke selatan melalui Goa Jatijajar, Pantai Logending ke arah timur. Termasuk bisa melalui pertigaan Ijo, Rowokele ke jalur utama menuju Pantai Logending.

Jalan berliku-liku naik turun serta kontur perbukitan sedikit menyulitkan pengunjung untuk mencapai pantai itu. Perlu sopir yang mahir untuk mengantisipasi hal-hal yang diinginkan. Namun dijamin setelah tiba di lokasi, semua kesulitan itu akan tergantikan dengan keindahan alam yang mempesona.

Dengan hanya membayar Rp 15.000 per orang, pengunjung sudah dapat menikmati fasilitas mobil shuttle untuk mengantar pengunjung dari tempat parkir menuju spot utama Pantai Menganti.

Selain sudah termasuk asuransi, dengan membayar tiket itu pengunjung juga tidak lagi membayar tarikan lain seperti parkir. Yang istimewa, para petugas juga sangat ramah, termasuk ada petugas khusus yang memungut sampah yang ditinggalkan pengunjung pengunjung yang tidak bertanggung jawab.

"Kalau saya senang sekali di Pantai Menganti pada pagi atau sore hari, saat suasana masih sepi. Jalan Pantai serasa menjadi milik sendiri," ujar Pupita Dewi (39) pengunjung yang datang bersama keluarga.

Ketua Pengelola Objek Wisata Pantai Menganti, Situn mengaku bahwa saat pandemi Covid-19 pengunjung turun 50 persen. Tapi saat ini sudah pulih. Jika hari biasa pengunjung setiap hari sekitar 900 orang. Sedangkan pada akhir pekan sehari bisa mencapai 2.500 orang.

"Tentu protokol kesehatan merupakan hal yang wajib kami terapkan," paparnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Terkini

Ini 5 Destinasi Wisata di Temanggung yang Bikin Kangen

Sabtu, 25 September 2021 | 15:50 WIB

Karimunjawa Berbenah, Siap Dibuka Secara Bertahap

Minggu, 19 September 2021 | 16:20 WIB

Berwisata ke Jepara, Jangan Lupa Mampir ke Pantainya

Senin, 13 September 2021 | 12:50 WIB

River Tubing Dibidik Jadi Wisata Andalan Tawangsari

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 21:18 WIB

Persewaan Baju China Laris Manis

Jumat, 13 Agustus 2021 | 20:44 WIB
X