Murid-murid TK Pembina Wonokambang Nikmati Eduwisata di Desa Tirtomulyo

Red
- Minggu, 8 Maret 2020 | 17:40 WIB
Kelompok Sadar Wisata Desa Tirtomulyo, Plantungan mendapat kunjungan eduwisata dari murid-murid TK Pembina Wonokambang. (suaramerdeka.com/dok)
Kelompok Sadar Wisata Desa Tirtomulyo, Plantungan mendapat kunjungan eduwisata dari murid-murid TK Pembina Wonokambang. (suaramerdeka.com/dok)

PLANTUNGAN, suaramerdeka.com - Kelompok Sadar Wisata Desa Tirtomulyo, Plantungan mendapat kunjungan eduwisata dari murid-murid TK Pembina Wonokambang, baru-baru ini. Eduwisata merupakan perpaduan antara edukasi dan wisata yang berfungsi untuk mengembangkan ketrampilan dan pengetahuan sekaligus kreasi anak di dalam satu tempat secara bersamaan. Dalam paket eduwisata ini, anak-anak akan diajak untuk lebih mengenal alam sekitarnya seperti binatang dan tumbuhan.

Pertama-tama, rombongan tiba di kawasan wisata disambut oleh tourguide dan segenap tim kunjungan kelompok sadar wisata. Rombongan diajak berkeliling kawasan sambil dijelaskan tentang lingkungan eduwisata seperti pepohonan serta tanaman di sepanjang jalan.

-
Anak-anak TK berkunjung sambil belajar. (suaramerdeka.com/dok)

Rombongan yang terdiri dari 21 murid dan empat guru TK tersebut kemudian dikumpulkan di dalam rumah pembibitan. Rumah pembibitan seluas 7x5 meter tersebut terasa sangat nyaman dan segar dikarenakan adanya berbagai tanaman yang mengelilinginya. Selain nyaman dan segar, rumah pembibitan yang dikelilingi oleh berbagai macam tanaman ini turut terlihat asri dan memanjakan mata.

Tour guide mengarahkan rombongan untuk mengelilingi rumah pembibitan dengan turut menjelaskan jenis-jenis tanaman yang ada. Tanaman yang dikembangkan dalam rumah pembibitan berupa tanaman sayur seperti kangkung, labu, kol, terong dan cabai, tanaman obat seperti jahe putih, serai, jahe merah, tanaman hias seperti bunga telekan, bunga jengger, bunga, bunga kertas dan bunga bakung. Selain menjelaskan jenis-jenisnya tour guide juga turut menjelaskan fungsi dari tanaman-tanaman yang ada.

Setelah lelah berkeliling, rombongan kembali ke rumah pembibitan dengan melakukan sesi bercocok tanam. Pada kesempatan ini, rombongan mendapatkan kesempatan untuk menanam tanaman sayur yaitu sawi hijau. Sebelum menanam bersama, tour guide menjelaskan kegunaan tanaman sawi hijau dan manfaatnya. Bersama dengan tim kunjungan kelompok sadar wisata, tour guide membagi
 
Rombongan dibagi menjadi dua kelompok dan kemudian mempraktekkan cara-cara menanam tanaman sawi hijau kepada murid-murid. Penanaman bersama dilakukan dengan pendampingan dari tim kunjungan dan para guru. Setiap anak berkesempatan untuk menanam satu bibit sawi hijau pada polybag kecil dan dipersilahkan untuk membawa pulang hasil tanamannya.

Selesai dengan bercocok tanam, rombongan diajak menuju peternakan ayam di sebelah rumah pembibitan. Di depan kandang, rombongan dijelaskan mengenai biosecurity atau tata cara membersihkan diri sebelum memasuki kandang ayam. Pembersihan tersebut meliputi kaki dan tangan menggunakan alat semprot serta bak pencuci di depan kandang.

-
Lokasi eduwisata di Tirtomulyo. (suaramerdeka.com/dok)

Tour guide turut menjelaskan apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan di dalam kandang. Kemudian salah satu perwakilan murid dan satu guru berkesempatan untuk masuk ke dalam kandang untuk memberikan pakan dan mengambil telur. Setelah keluar dari kandang, rombongan dijelaskan mengenai anatomi tubuh ayam serta cara merawat ayam. Para rombongan terkesan dengan Ayam Arab yang cukup berbeda dengan ayam kampung yang biasa dilihat. Terakhir, anak-anak diarahkan menuju Kolam Renang untuk bermain.

Para orangtua peserta didik yang turut mendampingi mengaku senang melihat anaknya belajar langsung dengan objeknya. "Eduwisata ini sangat bagus untuk mengenalkan tumbuh - tumbuhan dan pertenakan pada anak-anak secara langsung," ungkap Ana, salah satu wali murid TK Pembina.

Pendapat tersebut turut didukung oleh Kepala Sekolah TK Pembina yang sangat mendorong adanya pembelajaran di luar kelas. "Saya mendukung adanya eduwisata di desa ini. Selain cukup dekat dengan sekolah, eduwisata ini juga sangat cocok dengan tema pembelajaran yang sedang diajarkan yaitu tentang tumbuh-tumbuhan dan binatang. Di sini banyak memberikan pembelajaran secara langsung kepada anak-anak yang cukup mengena pada ingatan anak. Menurut saya, pembelajaran secara langsung seperti ini dapat menambah pengalaman serta ingatan anak-anak karena dapat melihat dan menyentuh secara langsung apa yang dipelajari," ungkap Titik Sugiarti.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Menyusuri Puncak Segoro, Ngeri-ngeri Sedap Bro!

Sabtu, 7 Januari 2023 | 11:18 WIB
X