Tahu Pong & Pisang Plenet

27 Oktober 2021
Tahu Pong Gajah Mada adalah salah satu kuliner legendaris di kota Semarang yang tepatnya berlokasi di Jalan Gajah Mada Nomor 63B, Kembangsari, Kecamatan Semarang Tengah. Nama Pong sendiri berasal dari kata kopong yang artinya kosong atau tidak berisi. Kedai kuliner ini didirikan Bapak Sutikno sejak tahun 1972 dan sudah diteruskan oleh generasi ketiga. Isi dari satu porsi Tahu Pong komplit terdiri dari tahu pong, irisan tahu putih padat, gimbal udang serta satu telur rebus yang digoreng. Tahu Pong ini disajikan dengan acar timun, lobak putih dan kuah sambal petis yang terbuat dari kecap, irisan bawang, dan petis. Dengan harga Rp35.000, Sobat Millenials bisa menikmati gurih dan garingnya satu porsi Tahu Pong ini. Kuliner khas Semarang yang bisa menjadi cemilan saat berkunjung di Semarang selain lunpia adalah Pisang Plenet. Kata “plenet” berasal dari bahasa Jawa yang artinya ditekan sampai pipih. Salah satu penjual pisang plenet yaitu Pak Subandi. Pisang Plenet Pak Subandi ini berlokasi di Jl. Pemuda, Kec. Semarang Tengah. Cara pengolahan pisang plenet yaitu pisang kepok yang dibakar lalu diplenet atau dipenyet dengan menggunakan dua papan. Setelah itu ditaburi topping ada 3 pilihan yaitu gula halus, meses coklat dan selai nanas. Rasa pisang kepok yang legit dan smokey yang akan menggoyah lidah Sobat Millenials ini dibanderol hanya Rp12.000 saja. Buka dari jam 14.00 Sobat Millenials jangan lupa icip-icip Pisang Plenet main di Semarang ya! #tahupong #tahuponggajahmada #tahupongbapaksutikno #camilantahupong #Tahukosong

Video Lainnya

\
X