Web Series Ramadhan Berkah, Mengendalikan Hawa Nafsu (1)

1 Mei 2021

HAWA NAFSU adalah perasaan atau emosional yang besar dalam diri manusia. Hawa nafsu juga disebut kekuatan psikologis yang kuat sehingga menimbulkan hasrat atau keinginan terhadap suatu objek atau situasi tertentu demi memenuhi emosi tersebut.

Allah SWT telah membagi macam-macam hawa nafsu dalam beberapa surat di Al-quran.

1. Nafsu Muthmainnah, yaitu jiwa yang mendapatkan ketenangan karena iman, amal soleh, dan ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

(yaitu) Orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS. ar-Ra’du: 28)

2. Nafsu Lawwamah, yaitu nafsu dalam menyesal kepada diri sendiri karena merasa kurang dalam melakukan kebaikan dan menyesal setelah melakukan keburukan.

“Aku bersumpah dengan menyebut nafsu lawwamah.” (QS. al-Qiyamah: 2)

3. Nafsu Ammarah bis su’u, atau nafsu yang selalu mengajak seseorang untuk berbuat dosa, melakukan yang haram dan melakukan perbuatan hina.

“Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.” (QS. Yusuf: 53).

Hawa Nafsu dapat terjadi kepada siapapun, bahkan jiwa seseorang dapat menjadi muthmainnah, dalam sekejap dia juga bisa berubah menjadi lawwamah, dan juga bisa langsung berubah menjadi ammarah bis suu’. Hawa Nafsu tidak dapat dihilangkan karena sejatinya setiap manusia memiliki hawa nafsu, tapi kita sebagai umat manusia hendaknya mampu mengendalikan hawa nafsu tersebut.

Video Lainnya

\
X