• KANAL BERITA

Chicken Gordon Bleu, Perpaduan Eropa dan Jawa

Chicken Gordon Bleu. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)
Chicken Gordon Bleu. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

BANYAK Tempat di Kota Semarang yang menyajikan berbagai macam kuliner. Selain di Gang Lombok, Kawasan Simpanglima, dan Jalan Depok. Tak hanya di situ, bagi pecinta kuliner juga bisa datang di Jalan Hasanudin. Mulai masakan Korea, Jepang, Eropa, hingga Jawa ada di sepanjang jalan itu.

Salah satu tempat dengan menu Jepang hingga Jawa ada di Gudang Cafe yang berada di Jalan Hasanudin No 51. Ada bento, steak, hingga ayam goreng. Kali ini, penulis mencoba merasakan Chicken Gordon Bleu dan Es Beras Kencur yang menjadi menu andalan di tempat tersebut.

Dibandingkan tempat lain, Chicken Gordon Blue di sini memiliki keju yang gurih di dalamnya. Keju yang lumer seketika mengalir keluar saat memotong Chicken Gordon Blue. Kacang polong, irisan wortel dan butiran jagung yang segar menambah nikmatnya makanan itu. Saus barbegue dan kentang goreng semakin membuat makanan itu ketara bergaya eropa.

Namun, tidak melulu ke barat-baratan. Di tempat ini juga menyediakan minuman bernuansa lokal. Seperti es beras kencur dan Koffeeta Keren atau es kopi susu gula aren. Cafe tersebut ikut dalam melestarikan minuman tradisional jamu, agar anak cucu, masih bisa merasakannya.

''Banyak menu yang kami punya. Mulai dari makanan Eropa, Jepang, hingga makanan khas Indonesia. Kami ingin ikut melestarikan makanan dan minuman tradisional, karena punya citarasa yang tinggi. Tentunya ini tak kalah dibandingkan yang lain,'' ujar Cheff Gudang Resto, Mimin.

Asal Muasal

Dari beberapa literasi, chicken gordon bleu merupakan makanan populer khas Amerika sejak 1967. Sajian potongan daging dada ayam tanpa tulang ditumbuk ditambah daging dan keju lunak dilapisi tepung roti. Kemudian digoreng atau dipanggang.

Namun asal nama cordon blue berasal dari Prancis yang berari pita biru. Ceritanya dimulai di Prancis pada 1578. Ada sebuah klub yang beranggota sekelompok kaum elite pada zaman itu yang menamakan diri L'Ordre des Chevaliers du Saint Esprit. Salah satu kegiatan klub itu antara lain pertemuan berkala yang diikuti dengan acara makan malam resmi.

PERPADUAN: Perpaduan Chicken Gordon Bleu dan Es Beras Kencur. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)
PERPADUAN: Perpaduan Chicken Gordon Bleu dan Es Beras Kencur. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

Dalam pertemuan itu, para anggota diharuskan mengenakan pakaian khusus dan menyelempangkan pita biru, yang membalut tubuh dari bahu kiri ke pinggul kanan. Pita biru itu begitu terkenal, sehingga klub tersebut disebut juga Club Gordon Bleu.

Tradisi itu berakhir setelah pecah Revolusi Prancis akhir abad ke-18. Namun nama besar gordon bleu tetap harum dan dikenang. Kini, nama itu diambil sebagai nama sebuah sekolah seni kuliner dan manajemen hospitaliti Le Cordon Bleu. Tercatat sekolah itu sebagai pendidikan kuliner terbesar di dunia. (K18,-)

Bahan Chicken Gordon Bleu
- Satu potong dada ayam,
- Garam secukupnya,
- Lada (merica) secukupnya
- Satu iris keju,
- Satu iris daging sapi.
- Tepung terigu secukupnya,
- Satu butir telur ayam
- Tepung panir secukupnya
- minyak goreng secukupnya.

Cara Membuat
- Dada ayam diiris melebar, bumbui dengan garam dan lada.
- Letakkan satu iris daging sapi dan satu iris keju di atas dada ayam.
- Kemudian dada ayam ditutup kembali.
- Taburi dada ayam dengan tepung terigu
- Kemudian celupkan dalam kocokan telur ayam.
- Baluri dengan tepung roti hingga seluruh permukaan ayam tertutup rata.
- Panaskan oven hingga 175 derajat Celcius.
- Perciki ayam dengan minyak goreng,
- Panggang selama 20 menit atau sampai dengan ayam matang merata.
- Kalau di rumah tidak ada oven, ayam juga bisa juga digoreng dengan teflon.


(Hendra Setiawan/CN39/SM Network)