• KANAL BERITA

Olahan Spesial Daging Kerbau Tiruan

Oseng-Oseng Jambu Mete

PELENGKAP: Menu Oseng-oseng Jambu Mete dan sayur sebagai pelengkap. (suaramerdeka.com / dok)
PELENGKAP: Menu Oseng-oseng Jambu Mete dan sayur sebagai pelengkap. (suaramerdeka.com / dok)

JAMBU Monyet atau sebagian orang mengenalnya dengan nama jambu mede merupakan buah yang berasal dari Brazil. Namun, jambu monyet telah menyebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Jambu ini terkenal bukan karena rasanya tetapi lebih pada bijinya yang berada di pangkal bawah buahnya. Biji ini sering disebut kacang mede atau kacang mete.

Biji mete diambil dari buah jambu mete lalu dikeringkan dan diolah menjadi camilan dengan cara digoreng. Rasanya yang gurih dan renyah membuat banyak orang menyukainya. Selain bijinya yang enak untuk dikonsumsi, ternyata daging buah jambu mete juga tidak kalah enaknya jika diolah menjadi makanan. Teksturnya yang kenyal, dan menghitam bila dimasak, membuat beberapa orang menyutnya sebagai daging kerbau tiruan.

Sebagian orang mengatakan bahwa jambu mete jika dimakan langsung rasanya kurang enak. Tetapi bukan berarti daging buahnya dibuang begitu saja. Jika tangan kita terampil, pandangan masyarakat yang mengatakan bahwa "daging jambu mete rasanya kurang enak" akan berubah.

Daging buah jambu mete ini bisa diolah menjadi makanan yang lezat dan bergizi. Cocok untuk teman makan nasi baik untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam. Salah satu olahan daging jambu mete adalah oseng-oseng jambu mete pedas.

Masakan Khas

Masakan ini menjadi makanan khas dari Desa Pegiringan, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang. Entah siapa yang pertama membuat olahan masakan ini. Menurut informasi dari nara sumber masakan oseng-oseng jambu mete sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu.

"Oseng-oseng jambu mete ini sudah ada sejak zaman nenek saya. Kurang lebih dari 1960. Resepnya juga sudah turun temurun. Masakan ini hanya bisa ditemui di Desa Pegiringan saja. Di Pemalang Kota tidak ada. Bahkan di desa tetangga juga tidak ada," ujar Kaniyah (49) warga desa Pegiringan.

Lebih menarik lagi oseng-oseng jambu mete ini ditambah dengan ikan panggang yang dagingnya telah disuwir-suwir, menjadikan kenikmatan makanan ini tidak tertandingi. Ditambah dengan nasi putih hangat maka akan membangkitkan selera makan. Cara membuatnya juga sangat mudah.

Berbahan dasar daging jambu mete, olahan masyarakat Desa Pegiringan yang sudah turun temurun ini dipadukan dengan berbagai macam bumbu. Di antaranya bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, cabai rawit, cabai keriting. Tidak lupa garam, gula serta penyedap rasa untuk menambah cita rasa. Di rumahnya di RT 03 RW 02, warga Desa Pegiringan itu menunjukkan cara untuk mengolah "Oseng-Oseng Jambu Mete Campur Ikan Panggang".

Rasanya yang mirip daging dengan rasa yang pedas gurih semakin menambah selera makan. Terlebih untuk orang vegetarian yang tidak memakan daging. Dengan mencicipi olahan masakan ini, maka akan terbawa pada tekstur yang dirasakan ketika memakan daging. Meskipun terdapat campuran suwiran ikan panggang tetapi tidak megurangi kelezatan oseng-oseng jambu mete. Itu sebabnya masyarakat Desa Pegiringan menyebut bahwa oseng-oseng jambu mete rasanya mirip seperti oseng-oseng daging kerbau.

Bahan-bahan:

- Satu kg Jambu mete yang telah matang
- Empat ikan panggang
- Delapan siung bawang merah
- Empat siung bawang putih
- Dua buah kemiri
- Satu buah kunyit
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
- Penyedap rasa secukupnya
- Gula jawa secukupnya
- Air panas secukupnya
- Minyak goreng secukupnya

Cara membuat

- Setelah bahan sudah siap, suwir-suwir jambu mete kemudian diremas-remas agar getahnya keluar menggunakan tangan.
- Setelah itu  peras daging jambu mete hingga kandungan air didalamnya sedikit.
- Setelah dirasa airnya sudah tidak ada, siram daging jambu mete dengan air mendidih. Diamkan selama kurang lebih 3 jam agar teksturnya menjadi kenyal.
- Setelah didiamkan selama tiga jam, kemudian diperas lagi hingga tidak ada kandungan air didalamnya.
- Suwir-suwir ikan daging panggang kemudian goreng dengan minyak panas hingga kering.
- Sementara itu, haluskan bumbu-bumbu yang sudah disiapkan.
- Sebagai perasa, tidak lupa tambahkan garam, gula, penyedap rasa, dan gula jawa.
- Setelah bumbu halus, tumis dengan minyak yang sudah dipanaskan. Tunggu hingga bumbu sedikit kering dan tercium bau harum.
- Setelah itu masukkan daging jambu mete dan masak hingga kering.
- Setelah mengering tambahkan suwiran ikan panggang. Aduk hingga tercampur rata. Sajikan dalam piring dan beri tambahan bawang goreng.
- Takaran bumbu yang tepat dan pengolahan yang benar membuat oseng-oseng jambu mete campur ikan panggang  menjadi enak.


(Hendra Setiawan/CN26/SM Network)