• KANAL BERITA

Ngargoretno Buka Sensasi Wisata Marmer Gunakan Jip

MENCOBA JALUR: Beberapa mobil jip digunakan untuk mencoba jalur wisata marmer di Desa Ngargoretno, Salaman, Kabupaten Magelang. (suaramerdeka.com / Eko Priyono)
MENCOBA JALUR: Beberapa mobil jip digunakan untuk mencoba jalur wisata marmer di Desa Ngargoretno, Salaman, Kabupaten Magelang. (suaramerdeka.com / Eko Priyono)

MUNGKID, suaramerdeka.com - Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, membuka sensasi wisata alam di Bukit Marmer menggunakan mobil jip khusus. Untuk keperluan itu telah disiapkan 12 mobil jip yang telah dirancang untuk melalui medan sulit layaknya offroad.

Ketua Komunitas Jip Menoreh Adventure, Sho'im, menuturkan, tempat start dan finish wisata tersebut di rest area desa setempat yang berdekatan dengan Kantor Desa Ngargoretno. Perjalanan yang ditempuh hanya sekitar empat kilometer, tetapi membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam. Itu karena dalam perjalanan akan beberapa kali berhenti menyaksikan potensi batu marmer alami yang ada di sana.  

Diinformasikan, potensi batu marmer yang ada di desa itu tergolong yang berkualitas baik. Ada marmer warna putih dan ada pula yang merah. "Marmer merahnya kalau sudah diolah jadi sangat bagus," tuturnya, Senin (25/11).

Selebihnya dia menjelaskan, 12 mobil jip yang melayani wisatawan tidak hanya melayani kawasan marmer yang kini diberi nama Museum Alam Marmer Indonesia. Tetapi juga siap melayani wisata di sekitarnya seperti wisata kebun kopi di Desa Benowo, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo dan wisata kebun teh Nglinggo, Samigaluh, Kulonprogo (DIY).

Dia menambahkan, lokasi wisata di tiga desa yang beda kabupaten itu kini objeknya diberi nama Wisata Gelang Projo yang merupakan kependekan dari Magelang, Kulonprogo, Purworejo. "Ketiga objek wisatanya memiliki karakter beda dan pemandangan alam yang elok," imbuhnya.

Tak hanya itu, di tiga daerah itu juga memiliki potensi peternakan kambing peranakan etawa. Dengan demikian paket wisatanya bisa dipadukan antara melihat pemandangan alam dan mengenal ternak kambing keturunan India.


(Eko Priyono/CN26/SM Network)