• KANAL BERITA

Rimong, Panorama Puncak Sapto Renggo

LINGKUNGAN ASRI : Keasrian panorama kaki gunung Muria bagian Utara menjadi daya tarik di objek wisata Rimong, turut Desa Medani, Kecamatan Cluwak. (suaramerdeka.com / Beni Dewa)
LINGKUNGAN ASRI : Keasrian panorama kaki gunung Muria bagian Utara menjadi daya tarik di objek wisata Rimong, turut Desa Medani, Kecamatan Cluwak. (suaramerdeka.com / Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka.com - Objek wisata Rimong, turut Desa Medani, Kecamatan Cluwak menawarkan keindahan panorama kaki Gunung Muria. Objek wisata dengan potensi lokal ini dikelola secara swadaya oleh masyarakat Desa Medani, Kecamatan Cluwak.

Warga menjadikan keasrian suasana alam di sekitar sebagai daya tarik utamanya. Terlebih datang pagi hari jika beruntung pengunjung bisa saja bertemu dengan Lutung Jawa bergelantungan di sekitar Kali Gelis yang melintas di desa tersebut.

Di lokasi wisata itu, saat melihat kea rah Selatan pengunjung akan disuguhi pemandangan puncak Sapto Renggo, salah satu puncak Gunung Muria yang banyak dikenal. Sedangkan saat melihat kea rah bawah akan disuguhi keindahan pemandangan Kali Gelis.

Sungai tersebut mengalir air yang begitu jernih serta ditambah pemandangan sawah khas daerah pegunungan. ‘’Dulu di lokasi wisata ini ada pohon besar yang oleh warga disebut pohon Rimong. Makanya lokasi ini kemudian disebut Rimong,’’ujar Sutono, Kepala Desa Medani.

Cek hotel di Pati dengan harga terbaik

Meski berada di kaki gunung Muria namun akses objek wisata Rimong ini cukup mudah dicapai. Wisatawan tinggal berkendara ke jalan raya Jepara- Pati kemudian mencari jalur ke Desa Payak atau Desa Plaosan, Kecamatan Cluwak. Akses jalannya telah diaspal meskipun sebagian masih dalam perbaikan, namun sebagian lainnya masih cukup baik.

Tempat wisata ini mulai ditata secara bertahap awal tahun ini. Untuk sementara menggunakan dana pribadi dan peran serta warga desa, karena dana dari pemerintah desa tahun 2019 belum bisa dialokasikan untuk pengembangan kawasan wisata. ‘’Rencananya baru kami anggarkan di tahun 2020 mendatang,’’ kata Kepaka Desa.


(Beni Dewa/CN26/SM Network)