• KANAL BERITA

Kampung Tidar Campur Bakal Jadi Wisata Berbasis TI

Program Penguatan SIDa

PENGUATAN SIDA: Peneliti Balitbang Kota Magelang, Anjar Prasetyo paparkan materi seputar Fasilitasi Penguatan SIDa tahun 2019 di Galeri Inovasi Balitbang Kota Magelang. (suaramerdeka.com / Asef Amani)
PENGUATAN SIDA: Peneliti Balitbang Kota Magelang, Anjar Prasetyo paparkan materi seputar Fasilitasi Penguatan SIDa tahun 2019 di Galeri Inovasi Balitbang Kota Magelang. (suaramerdeka.com / Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com – Pemkot Magelang terus mendorong pengembangan potensi Kampung Tidar Campur, Kelurahan Tidar Selatan dalam berbagai bidang. Yang paling relevan, kampung yang dikenal sebagai Kampung Warna-warni itu akan dijadikan destinasi wisata baru berbasis teknologi dan informasi (TI).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang, Arif Barata Sakti mengatakan, inovasi diperlukan guna mengangkat potensi dan pengembangan suatu wilayah. Hal ini selaras dengan rencana penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) yang sudah menginjak tahun keempat di Kota Magelang.

“SIDa dengan tema Industrialisasi Pariwisata Berbasis Teknologi dan Berwawasan Lingkungan telah menunjukkan progres dan tercapainya target yang digariskan. Melalui penguatan SIDa, maka kami harapkan agar inovasi guna menyesuaikan dinamika maupun regulasi yang ada,” ujarnya.

Dikatakannya, tim SIDa terdiri dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), stake holder terkait, dan masyarakat. Dengan adanya intervensi pemerintah dan pihak terkait ini, maka segala potensi bisa langsung dikembangkan dan persoalan dapat segera diatasi.

“Misalnya persoalan terkait air limbah. Disperindag Kota Magelang membuat perencanaan untuk membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) lewat Tim SIDa. Adanya tim ini diharapkan dapat memberikan campur tangan, sehingga target pengembangan potensi bisa tercapai,” katanya.

Seiring berjalannya waktu, katanya, SIDa Kota Magelang yang dipusatkan di Kampung Tidar Campur ini telah menunjukkan prestasi yang sangat membanggakan. Bahkan, Kota Magelang mendapatkan Anugerah Lembaga Litbang Berkinerja Peringkat Utama yang diterima Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito pada tahun 2018 lalu.

“Penghargaan ini menjadi luar biasa, karena pada proses penerimaan penghargaan tersebut umumnya diawali dengan memperoleh penghargaan pada peringkat pratama. Tapi, Kota Magelang mampu menorehkan prestasi langsung menempati peringkat utama,” tuturnya.

Cek hotel di Magelang dengan harga terbaik

Peneliti Balitbang Kota Magelang, Anjar Prasetyo sebagai narasumber Fasilitasi Penguatan SIDa tahun 2019 di Galeri Inovasi menjelaskan, alasan Kampung Tidar Campur sebagai progres SIDa, karena kampung ini punya potensi besar untuk dijadikan produk unggulan daerah.

“Kampung ini punya potensi sangat kompleks. Ada industri tahu, kampung warna warni, taman anggrek, tower air, TPST, dan yang sedang digarap adalah pembangunan IPAL. Hampir semuanya merupakan andil dari tim SIDa dan inisiasi dari warga setempat,” jelasnya.

Dari sekian potensi tersebut, Balitbang selaku koordinator lintas OPD dan stake holder terkait masalah SIDa ini berkolaborasi untuk menciptakan Kampung Tidar Campur sebagai destinasi pariwisata berbasis teknologi informasi yang ramah lingkungan.

“Nantinya sesuai target SIDa pada tahun 2021 kita harapkan Kampung Tidar Campur bisa menjadi pariwisata berbasis teknologi yang tetap memperhatikan estetika maupun lingkungan. Tidak hanya pariwisata saja, tetapi beragam inovasi, industri, dan lain sebagainya juga tersedia di sana,” ungkapnya


(Asef Amani/CN26/SM Network)