• KANAL BERITA

Perlu Pemetaan Arah Pengembangan Pariwisata

DISKUSI PARIWISATA: Direktur Destinasi Pariwisata Badan Otorita Borobudur (BOB) Agustin Peranginangin, Direktur Utama  Indah Juanita, Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan Bisma Jatmika, Direktur Keuangan, Umum dan Komunikasi Publik, Y Sigit Widiyanto dan Direktur Pemasaran Pariwisata, Agus Rochiyardi saat berdiskusi di Restoran Glamorous Camping (Glamping) De'Loano, Purworejo, Jawa Tengah. (suarmerdeka.com/Dok)
DISKUSI PARIWISATA: Direktur Destinasi Pariwisata Badan Otorita Borobudur (BOB) Agustin Peranginangin, Direktur Utama Indah Juanita, Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan Bisma Jatmika, Direktur Keuangan, Umum dan Komunikasi Publik, Y Sigit Widiyanto dan Direktur Pemasaran Pariwisata, Agus Rochiyardi saat berdiskusi di Restoran Glamorous Camping (Glamping) De'Loano, Purworejo, Jawa Tengah. (suarmerdeka.com/Dok)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Bandar udara baru Yogyakarta International Airport (YIA) bakal membawa masuk wisatawan dalam jumlah besar ke wilayah DIY dan Jawa Tengah. Badan Otorita Borobudur (BOB) melihat para pemangku kepentingan harus memiliki pemetaan arah pengembangan pariwisata di daerah tersebut.

Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BOB, Bisma Jatmika mengatakan selama ini konektivitas udara menjadi hambatan di Jawa Tengah dan DIY. Bandara yang ada baik di Solo maupun DIY memiliki kapasitas yang terbatas.  

''Tak hanya hanya jumlah penumpang tetapi juga tipe pesawat. Bandara yang ada saat ini belum bisa untuk pesawat badan lebar. Beda dengan YIA yang sudah bisa menampung pesawat berbadan lebar,'' ujar Bisma.

Menurutnya untuk mendukung konektivitas internasional sangat penting ada bandara yang mampu menampung pesawat berbedan lebar. Ia mencontohkan penerbangan dari Eropa dan Australia yang memakai pesawat badan lebar. Dengan begitu jumlah penumpang makin banyak.

Ketika pariwisata menjadi sektor unggulan, perlu pemetaan yang jelas ke mana wisatawan akan dibawa. Ada banyak destinasi yang bisa dikunjungi di DIY dan Jawa Tengah.

Kementerian Pariwisata memiliki tiga destinasi pariwisata nasional di Jawa Tengah dan DIY yakni Semarang-Karimunjawa, Borobudur-Yogyakarta dan Solo-Sangiran, termasuk daerah-daerah di sekitarnya.


(Agung Priyo Wicaksono/CN30/SM Network)