• KANAL BERITA

15 Pokdarwis Masuk Nominasi Lomba Apresiasi Tingkat Jateng

BUKU KAUMAN:Kabid SDM dan Ekraf Dinporapar Jateng, Trenggono (tengah) didampingi tokoh-tokoh pariwisata Surakarta, menerima buku kenangan ‘’Kauman, Religi, Tradisi dan Seni’’ dari Lurah Kauman, Pasar Kliwon, Surakarta, Widyastuti, seusai mendampingi dewan juri lomba Apresiasi Kelembagaan Pokdarwis.  (suaramerdeka.com / dok)
BUKU KAUMAN:Kabid SDM dan Ekraf Dinporapar Jateng, Trenggono (tengah) didampingi tokoh-tokoh pariwisata Surakarta, menerima buku kenangan ‘’Kauman, Religi, Tradisi dan Seni’’ dari Lurah Kauman, Pasar Kliwon, Surakarta, Widyastuti, seusai mendampingi dewan juri lomba Apresiasi Kelembagaan Pokdarwis. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebanyak 15 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari berbagai kabupaten dan kota, masuk nominasi lomba Apresiasi Kelembagaan Pokdarwis  tingkat Jawa Tengah tahun 2019. Ke-15 Pokdarwis tersebut, yakni  Pokdarwis Jamalsari dan Pokdarwis Pandanaran (Kota Semarang), Pokdarwis Rukun Santoso, Desa Wisata Lerep (Kabupaten Semarang), dan Gapura Makmur (Kudus).

Kemudian, Pokdarwis Kelurahan Kauman (Surakarta), Padie Mas dan Guyub Rukun  (Boyolali), Nirwana Sunrise (Kabupaten Magelang), Jayakatwang (Purworejo), Mukti Marandesa (Gombong), Sumbermadu (Kebumen), Genta Wisata (Cilacap), Cempaka (Kabupaten Tegal), serta Pokdarwis Bombat dan Arumsari (Batang).

Kepala Bidang SDM dan Ekraf Dinporapar Jateng, Trenggono mengatakan kemarin, ke-15 pokdarwis tersebut berhasil menyisihkan puluhan pokdarwis lain yang dikirim oleh semua kota dan kabupaten di Jateng. "Setelah melalui desk evaluation yang dilakukan dewan juri di tingkat Jateng, mereka dinyatakan lolos masuk nominasi, untuk selanjutnya dilakukan verifikasi lapangan oleh Dewan Juri," katanya.

Verifikasi lapangan terhadap ke-15 nominator tersebut, lanjutnya,  sudah dilakukan pekan lalu. "Kini dewan juri yang terdiri dari para pakar pariwisata tersebut, tengah melakukan proses penilaian lebih lanjut. Selanjutnya, dewan juri akan menentukan juara satu hingga juara tiga, dan juara harapan satu hingga harapan tiga," papar Trenggono.

Dikatakan, verifikasi lapangan yang dilakukan dewan juri, yakni untuk melihat bagaimana sebuah kelompok sadar wisata secara kelembagaan berperan di tengah-tengah masyarakat. "Yang dinilai meliputi identifikasi fisik, manajemen dan administrasi, program kerja dan penerapan Sapta Pesona."

Para juara lomba apresiasi kelembagaan pokdarwis ini selanjutnya akan mengikuti Jambore Pokdarwis tingkat Jateng, yang akan dilangsungkan di Desa Wisata Serang, Purbalingga, Jumat 26 Juli hingga Minggu 28 juli 2019.

Di sana, mereka akan berkumpul dengan pokdarwis-pokdarwis lainnya dari seluruh Jawa Tengah, yang akan mengikuti lomba konvensi.  "Jambore Pokdarwis ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi ajang untuk bersilaturahmi, bersinergi untuk membangun pariwisata yang lestari dan ngrejekeni. Pengumuman pemenang lomba apresiasi akan dilakukan di Purbalingga bersamaan dengan konvensi tersebut,'' tambah Trenggono.


(Eko Hari Mudjiharto/CN26/SM Network)