• KANAL BERITA

Suara Merdeka Awarding Culinary, Apresiasi Pengusaha Kuliner Semarang

Peserta Ikuti Technical Meeting

TECHNICAL MEETING: Peserta stand mengikuti Technical Meeting di Menara Suara Merdeka, Selasa (16/7) . (suaramerdeka.com / Fista Novianti)
TECHNICAL MEETING: Peserta stand mengikuti Technical Meeting di Menara Suara Merdeka, Selasa (16/7) . (suaramerdeka.com / Fista Novianti)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Cita rasa kuliner kota Semarang tak diragukan lagi. Di kota lunpia ini banyak makanan khas legendaris yang menjadi ikon. Seperti lunpia, bandeng presto, wingko babad, gulai, ganjel rel dan masih banyak lagi. Untuk mengapresiasi para pengusaha kuliner Semarang,

Suara Merdeka bekerja sama dengan Sasa akan memberikan penghargaan kepada para pengusaha kuliner Semarang pada kegiatan Semarang Culinary Festival di Taman Indonesia Kaya mulai Jumat 19-21 Juli mendatang. Manajer Marcomm Suara Merdeka, Agung Mumpuni menuturkan, Suara Merdeka Awarding Culinary bertujuan untuk mengapresiasi para pengusaha kuliner khas Semarang yang melegenda. Usaha mereka telah bertahan lama dan dikenal oleh masyarakat Semarang.

"Ada empat kategori penghargaan kuliner yang diberikan. Yaitu, penghargaan untuk kuliner Legendaris, kuliner Khas Kota Semarang, kuliner inovatif dan penghargaan kuliner spesial," tuturnya saat kegiatan Technical Meeting di Menara Suara Merdeka, Selasa (16/7)

Dikatakannya, pemenang akan mendapatkan sertifikat dan plakat dari Suara Merdeka. Pengumuman pemenang diserahkan saat malam penghargaan Sabtu (20/7) oleh Suara Merdeka. Sementara itu, pada kegiatan Technical Meeting kemarin, sejumlah pengusaha kuliner yang mengikuti festival berkumpul bersama. Mereka saling berkoordinasi dengan pihak penyelenggara Suara Merdeka demi kelancaran acara. Mulai dari kesiapan tenant, kelistrikan, acara dan masih banyak lagi.

Baca juga: Suara Merdeka-Sasa Gelar Culinary Festival

Fild Promotion Manager Sasa Jateng, Eliya Rosanti mengatakan, pada kegiatan festival kuliner ini, Sasa ikut berpartisipasi dengan menyelenggarakan aneka kegiatan. Di antaranya cooking class dengan menghadirkan berbagai peserta. Peserta dari bapak-bapak. Mereka ditantang untuk masak opor dalam waktu 30 menit dengan menggunakan produk Sasa.

"Selain itu, kami juga memberikan hadiah pembelian produk coconut seasoning mix produk baru di Indonesia satu-satunya bumbu yang sudah lengkap dengan bumbu dan santannya," ujarnya.

Pihaknya berharap melalui kegiatan ini, pengunjung lebih mengenal aneka produk Sasa. Total ada sekitar 40 item produk Sasa yang dijual selama festival. Tersedia diskon untuk pembelian mulai Rp 200-2 juta diskon dua persen, Rp 2 juta hingga 4 juta diskon tiga persen, di atas Rp empat juta diskon empat persen. "Target penjualan sampai Rp 50-100 juta. Kami juga menggandeng para pengusaha kuliner untuk menggunakan produk kami," harapnya.


(Fista Novianti/CN26/SM Network)