• KANAL BERITA

Badan Otorita Borobudur Siap Jadi BLU

Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB) Indah Juanita berbincang-bincang dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya mengenai strategi baru pengembangan Borobudur dan sekitarnya di De Loano Glamping. (suaramerdeka.com/dok)
Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB) Indah Juanita berbincang-bincang dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya mengenai strategi baru pengembangan Borobudur dan sekitarnya di De Loano Glamping. (suaramerdeka.com/dok)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB) Indah Juanita mengatakan institusinya siap berubah menjadi Badan Layanan Umum. Selama proses menjadi BLU pihaknya selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Magelang, Purworejo dan Kulonprogo untuk membuat jalur ke lokasi kawasan BOB.

 ''Setelah itu akan dibangun pintu masuk dari tiga kabupaten tersebut sebagai ujung tombak pertumbuhan ekonomi di mana di sekitar sana ada potensi sumber pendapatan,' ungkap Juanita kepada Suara Merdeka, Selasa (25/6).

Ia mengatakan perubahan menjadi BLU agar bisa fokus pada pendapatan dan belanja. Dengan BLU juga akan lebih mudah mempersiapkan warga di sekitar lokasi wisata Borobudur untuk memenuhi standar penyambutan wisatawan.

Menurutnya sembari berproses menjadi BLU, mencari terobosan agar bisa mengeksekusi berbagai kegiatan lebih menyeluruh. Ia juga menunggu jalur bedah Menoreh terlaksana karena jalur itu benar-benar menghidupkan kawasan wisata.

Simpul Pariwisata

Indah mengatakan program koordinatif terus dilakukan seperti membuat kajian tracking dan offroad dari Borobudur ke Magelang, Purworejo dan Kulonprogo. Karena itu BOB juga  mendata penduduk yang berpotensi di luar kawasan Borobudur yang dapat digandeng untuk membentuk simpul aktivitas pariwisata.

''Khusus warga yang rumahnya asri, kami beri pelatihan, supaya bisa menyiapkan makanan yang higienis dengan bentuk menarik. Mereka juga kami ajarkan bertutur sapa sebagaimana pelayan pariwisata supaya wisatawan nyaman melintas di sana,'' tuturnya.

Ketika menjadi BLU, ia menambahkan, pihaknya akan mengajukan dana perbaikan untuk toilet warga dan memberi peralatan dapur yang memadai. Konsep peralatan dapur untuk menjamu wisatawan pun didesain dengan tradisional agar wisatawan tetap merasakan keasrian dan keaslian perdesaan.

Sementara itu mengenai jalur tracking wisatawan yang berjalan kaki dari hotel menuju lokasi wisata, mereka bakal ketemu penduduk desa yang ramah, rumahnya asri dan bisa menjamu tamu dengan baik.


(Agung Priyo Wicaksono/CN42/SM Network)

Tirto.ID
Loading...
Komentar