• KANAL BERITA

Bukit Cinta Waduk Gebyar, Objek Wisata Baru Sragen

GERBANG BUKIT CINTA :  Pintu gerbang Wisata Bukit Cinta dengan ornamen khas bambu dengan latar belakang Waduk Gebyar di Dukuh Mbayut, Desa Jambeyan, Sambirejo, Sragen. (suaramerdeka.com / Anindito AN)
GERBANG BUKIT CINTA : Pintu gerbang Wisata Bukit Cinta dengan ornamen khas bambu dengan latar belakang Waduk Gebyar di Dukuh Mbayut, Desa Jambeyan, Sambirejo, Sragen. (suaramerdeka.com / Anindito AN)

SRAGEN, suaramerdeka.com - Dukuh Mbayut, Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, Sragen memiliki objek wisata baru, Wisata Bukit Cinta. Objek wisata seluas lima hektare itu berada di perbukitan, di sisi timur Waduk Gebyar itu, belum setahun diperkenalkan.  

"Dinamakan Wisata Bukit Cinta, karena Waduk Gebyar jika dilihat dari atas perbukitan bentuknya seperti daun waru simbol Love (cinta),’’ tutur Sutrisno, Ketua Karang Taruna  Putro Segoro Dukuh Mbayut Desa Jambean, Sambirejo, Sragen.

Sugeng Haryadi, anggota Karang Taruna Putro Segoro menceritakan banyak pengunjung, juga muda-mudi berpacaran mendaki Bukit Mbayut. Saat berada di atas bukit para pengunjung memotret Waduk Gebyar atau sering disebut Waduk Mbayut.

Di antara pengunjung menemukan bentuk Waduk Gebyar terlihat mirip daun waru atau simbol love. Sontak temuan itu segera menyebar di Facebook. Pengurus Pemuda Karang Taruna Putro Segoro menangkap peluang itu untuk menjadikan Bukit Mbayut sebagai Wisata Bukti Cinta. Waduk yang berbentuk daun waru itu sering di-share di medsos.

Selanjutnya, Pemuda Karang Tauran meminta izin Kades Jambeyan Slamet Prabowo untuk mengembangkan Bukit Mbayut sebagai salah satu tujuan wisata. Gayung pun bersambut. Kades mengizinkan para pemuda mengelola bukit itu sebagai salah satu tujuan wisata dan tempat untuk berswafoto.

Pintu gerbang menuju Wisata Bukit Cinta pun dibenahi dan diberi pemanis ornamen bambu dan dilengkapi payung yang bergelantungan. ‘’Untuk memasuki kawasan objek wisata itu, pengunjung ditarik uang kebersihan Rp 2.000 per orang," tutur Sugeng Haryadi.

Nanang Ade Setyanto, petugas Operasional dan Pemeliharaan (OP) Waduk Gebyar di bawah pengelolaan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mengatakan, ide para pemuda untuk menjual pemandangan di Waduk Gebyar dari atas bukit Mbayut, cukup kreatif.

Kegiatan itu bisa mendatangkan kegembiraan bagi pengunjung dan mendatangkan pemasukan bagi Pemuda Karang Taruna. Meski Wisata Bukit Cinta belum dikelola secara profesional dan belum menjadi destinasi wisata di Sragen, namun Desa Jambeyan mulai dikenal.


(Anindito AN/CN26/SM Network)