• KANAL BERITA

Pelaku Wisata Jatim Dijajal Kemampuannya Membatik dan Lihat Pertunjukan Wayang

BERDISKUSI : Pelaku wisata Jatim berdiskusi dengan pebyelenggara SMKN 8 Surakarta sebelum menyaksikan atraksi wayang kulit dalang perempuan. ( suaramerdeka.com/Budi Sarmun)
BERDISKUSI : Pelaku wisata Jatim berdiskusi dengan pebyelenggara SMKN 8 Surakarta sebelum menyaksikan atraksi wayang kulit dalang perempuan. ( suaramerdeka.com/Budi Sarmun)

SOLO,suaramerdeka.com - Selama sehari di Kota Solo, Rabu (27/2), pelaku wisata Jatim mengulik potensi wisata artefak dan seni pertunjukan. Kunjungan pertama di Pura Mangkunegaran para pengurus asosiasi pariwisata, biro perjalanan, dan pemandu wisata Jatim ini disuguhkan pertunjukan tari-tarian tradisional. Kebetulan pada Rabu itu, ada latihan menari bertempat di salah satu area di kompleks keraton Surakarta tersebut.

Di sini peserta Jateng On The Spot 2019 melihat dari dekat artefak dan peninggalan bangsawan-bangsawan di Pura Mangkunegaran. Bergeser ke spot lain si Ndalem Gondosuli Laweyan, belasan  stakeholder wisata ini lalu makan siang dilanjutkan dengan workshop membatik. Mereka diuji langsung kemampuan memegang canting, dan membatik. Kesempatan ini tentu saja tak dilepaskan begitu saja, hampir selama satu jam proses membatik dilakukan hingga paripurna.

Tri Maryani, Sales and Marketing Manager Ndalem Gondosuli Laweyan kepada suaramerdeka.com menerangkan, belajar sambil praktik membatik bisa menjadi paket wisata unik untuk ditawarkan kepada calon wisatawan. "Dari survei yang kami lakukan rata-rata pengunjung dalam hidupnya baru sekali memegang canting dan membatik. Praktik langsung membatik ini memang menguji kesabaran, kreativitas, kesabaran, dan daya tahan manusia," katanya.

Kunjungan berikutnya ke The Heritage Palace Gembongan Kartasura, pelaku wisata disuguhi jejak sejarah bangunan kuno pabrik tebul. Potensi wisata ini amat diminati karena artefak yang ada sangat naturan dn indah. Tak lupa unjuk diri berswa foto menjadi pilihan dan besar kemungkinan menjadi bahan tak kalah menarik untuk dijajakan kepada calon pelancong.

Dapatkan tiket penerbangan ke Solo dengan harga termurah

Kunjungan terakhir, Jateng On The Spot 2019 adalah ke SMKN 8 Surakarta atau dulu terkenal dengan sebutan SMKI Surakarta. Di sekolah pencetak seniman/seniwati keliber dunia, rombongan bertatap muka dengan penyelenggara sekolah setempat.

Kuncara, pelaku biro perjalanan dari Bojonegoro Jatim terkesan dengan prestasi tunas-tunas bangsa. Namun demikian pihaknya dalam upaya melestarikan budaya Jawa sekaligus promosi wisata terbentur dengan biaya operasional yang tentu saja akan berpengaruh dengan nilai paket wisata yang ditawarkan ke calon pelancong. "Kalau boleh usul, tarif menyewa para pemain kesenian di SMKN 8 Surakarta ini terjangkau sehingga sama-sama jalan," tanyanya.

Kepala SMKN 8 Suarakarta, Sri Ekowati menyatakan, pada prinsipnya sekolah yang dipimpinnya memiliki orientasi dalam melestarikan warisan nenek moyang dan menciptakan bibit-bibit unggulan pelaku seni pertunjukan pedalangan, tari, karawitan, musik. "Kami bisa menyesuaikan kebutuhan para pelaku wisata tanpa meninggalkan prinsip dasar berkesenian," paparnya.

Cek hotel dan homestay termurah di Solo

Di penghujung kunjungan rombongan berkesempatan menyaksikan langsung atraksi wayang kulit dengan dalang cilik perempuan sekitar 45 menit. Kasi Pengembangan dan Pasar, Disporapar Pemprov Jateng, Tanti Apriani, mengatakan, eksplorasi potensi wisata langsung yang dilakukan pelaku wisata amat penting. Harapan pemprov mereka bisa berimajinasi, bertgur sapa dengan pelaku wisata Solo sehingga berujung pada pembuatan paket wisata.

"Tujuan Jateng On The Spot 2019 ini adala promosi wisata sekaligus mengundang calon wisatawa Jatim untuk datang ke Jateng," imbuhnya.


(Budi Sarmun/CN26/SM Network)