Mantan Karyawan Elon Musk Tantang Twitter Lewat Platform Buatannya, Siap Depak Aplikasi Burung Milik CEO Tesla

- Selasa, 6 Desember 2022 | 19:35 WIB
CEO Tesla Elon Musk sedang disaingi mantan karyawannya lewat platform pengganti Twitter. (twitter.com)
CEO Tesla Elon Musk sedang disaingi mantan karyawannya lewat platform pengganti Twitter. (twitter.com)

AMERIKA, suaramerdeka.com – Salah satu mantan karyawan Twitter ungkapkan rencananya saat ini untuk mendepak perusahaan milik Elon Musk.

Mantan wakil presiden teknik Twitter Raffi Krikorian membeberkan bahwa Twitter telah dikuasainya saat berada di bawah pimpinan Elon Musk.

Akibat masa depan Twitter dirasa tidak aman di tangan Elon Musk, Raffi Krikorian pun merintis platform pengganti Twitter.

Tak sendirian, Raffi bersama perintis lainnya berlomba menciptakan sebuah platform yang bisa bersanding dengan Twitter.

Baca Juga: Kepada Hakim, Benny Ali Akui Sulit Meminta Keterangan Putri Candrawathi Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Ide tersebut berawal dari kebijakan CEO Tesla yang mengembalikan akun-akun pengguna yang penuh kontroversial.

 

Hal itu menjadi pemicu kekhawatiran bahwa Twitter akan runtuh atau bahkan dibanjiri oleh pelecehan.

Akibatnya, banyak pengguna mulai mencari rakit penyelamat, platform lain tempat mereka dapat melanjutkan tweet tanpa semua kekacauan.

Namun masalahnya belum ada aplikasi alternatif yang layak menggantikan platform Twitter.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Artikel Terkait

Terkini

Cara Sembunyikan Status Online GB WhatsApp

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:36 WIB

VPS NVMe vs VPS SSD, Apa Perbedaannya?

Kamis, 1 Desember 2022 | 12:05 WIB
X