Cara Nikmati Gambar Bening TV Digital Pake Antena UHF Biasa Jadul Merk Apapun, Bapak Bisa Nonton Berita Lagi

- Kamis, 24 November 2022 | 21:03 WIB
Antena UHF biasa bisa juga untuk nonton siaran TV digital lho (YouTube/GAMA computer & network)
Antena UHF biasa bisa juga untuk nonton siaran TV digital lho (YouTube/GAMA computer & network)

SUARAMERDEKA.COM - Banyak pertanyaan timbul di kalangan masyarakat setelah siaran TV digital ditayangkan.

Apakah tetap bisa melihat siaran TV digital memakai Antena TV lama atau jenis UHF?

Jawabannya adalah bisa banget, karena sinya TV analog dan digital sebenarnya masih memakai sistem pemancar yang sama.

Tentu saja antena bukan menjadi salah satu perangkat utama dalam hal ini.

Karena masih ada perangkat lain yang bernama Set Top Box (STB) untuk melihat tayangan TV digital.

Baca Juga: 6 Sifat Buruk Manusia Menurut Rasulullah Yang Patut Dan Harus Dihindari

Namun jika TV Anda sudah support siaran digital, maka poin STB bisa dieliminasi.

Anda bisa langsung mencolokkan ke TV begitu Antena sudah dinaikkan.

Yang perlu Anda ingat, bahwa kekuatan dan kualitas sinyal yang baik akan bergantung pada berbagai faktor.

Diantaranya jarak antena dengan pemancar terdekat.

Karena semakin jauh jaraknya, maka akan semakin banyak noise atau gangguan yang ada.

Baca Juga: Kompak Naik, Harga Bawang Merah dan Bawang Putih Bonggol di Jawa Tengah, Rp 28.870 dan Rp 20.620

Seperti misalnya perbukitan, pepohonan, bangunan tinggi, dan hambatan lainnya.

Namun jika jarak rumah Anda dekat dengan pemancar, maka hal itu bisa diminimalisir.

Anda tentu bisa mendapatkan kekuatan dan kualitas sinyal yang lebih bagus.

Selain itu, Anda juga diharuskan melihat kondisi lain.

Apakah antena lama Anda masih layak untuk digunakan?

Baca Juga: Masyarakat Diminta Tak Gagap Teknologi, Digitalisasi Bisa Jadi Solusi Komunikasi

Pastikan semua bagian dari driven, director, klem, hingga penyangga masih layak.

Terlebih antena biasanya terletak di atas, maka cek antena dari korosi akibat air hujan.

Anda juga harus memastikan kabel dan jack antena masih dalam kondisi baik.

Jika ingin gambar lebih bagus, Anda bisa memakai kabel dengan diameter besar.

Kabel jenis ini memiliki inti tembaga yang lebih besar juga untuk menyalurkan sinyal TV digital.

Baca Juga: Kita Sering Kali Berdoa, Tapi Gak Pernah Tahu Doa kita Kabul Ato Tidak? Ini Tanda Doa Kita Dikabulkan

Kabel antena yang disarankan yakni berjenis RG6, atau yang biasa dipakai untuk parabola.

Sementara untuk jack, diusahakan memakai jenis drat besi karena lebih bagus dan kuat daripada jenis jack plastik.

Dilansir dari Youtube GAMA computer & network, Anda masih tetap dapat menggunakan antena bekas untuk menangkap siaran TV digital dengan baik.

Pada percobaan pemilik channel, ia memakai tiang antena setinggi 7 meter.

Ketinggian ini memang sudah masuk pada kategori ketinggian yang disarankan, yakni berkisar antara 6-9 meter.

Baca Juga: Murah, Bergaransi dan Tersertifikasi Kominfo, 10 STB ini Bisa Menjadi Pilihan untuk Menonton Siaran TV Digital

Untuk pemilihan tiang, sebaiknya menggunakan bahan yang berkualitas dan kuat.

Hal ini untuk menghindari keropos dan patah ketika terkena perubahan cuaca ekstrem.

Setelah memastikan antena dan tiang terpasang kuat, tarik kabel menuju tempat dimana STB Anda diletakkan.

Pada tahap ini, cek kembali spesifikasi antena Anda.

Apakah support dengan booster atau tidak?

Baca Juga: Pria Ini Bisa Menonton Siaran TV Digital Melalui TV Analog Tanpa Beli Set Top Box, Begini Caranya

Dengan memakai booster antena, maka sinyal yang didapat akan semakin banyak.

Hal ini karena booster menambahkan daya tambahan pada perangkat antena.

Sehingga bisa menangkap transmisi dengan lebih kuat dari pemancar terdekat.

Jika memakai booster, jack kabel antena dimasukkan pada input antena di power supply booster.

Lalu ujung jack pada booster, diteruskan pada STB.

Baca Juga: Mengapa Bersusah Payah Cari Obat Serangga untuk Basmi Rayap? Gunakan 3 Bahan Ini, Rayap Pasti Hancur

Tepatnya akan masuk ke input RF STB.

Pada STB, terdapat output untuk menyalurkan gambar.

Output ini biasanya dipakai salah satu saja untuk TV Anda.

Pertama, HDMI 1 kabel, yang sudah support gambar dan audio.

HDMI biasanya digunakan untuk TV dengan sistem atau keluaran terbaru.

Baca Juga: Sunan Kalijaga Dahulunya Preman, Suka Merampok, Mabuk, Berjudi, Setelah Ketemu Sunan Bonang Baru Tobat

"Pakai HDMI Gambar lebih tajam," kata pemilik channel.

Lalu pada output kedua, ada AV/RCA untuk TV lama atau berjenis tabung.

Kabel kedua ini memiliki 3 bagian kabel dengan jack masing-masing yang berwarna merah, kuning, dan putih.

Anda bisa menyambungkan kabel output dari STB menuju TV.

Jika sudah, Anda bisa menyalakan power booster untuk antena dan juga STB Anda.

Selanjutnya, Anda bisa melakukan pencarian siaran dulu dengan memasukkan lokasi kode pos (hanya pertama kali ON).

Baca Juga: Cihuyyy! Harga Beras Premium dan Medium di Jawa Tengah Sudah Turun, Rp 11.840 dan Rp 10.360

Mode pencarian ada dua, untuk pemula, disarankan menggunakan pencarian tipe otomatis.

Mode ini akan mencari siaran TV digital di sekitar yang tertangkap kamera di semua rentang jaringan/band.

Namun jika Anda sudah mengetahui letak-letak lokasi atau titik channel, Anda bisa juga mencari dengan mode manual.

Pada proses tersebut, akan tampil prosentase pencarian.

Maka jika sudah mencapai 100%, menandakan pencarian telah selesai.

Baca Juga: Jangan Sampai Dijauhi Karena Bau Kaki, Kenali Penyebab dan Tips Mudah Menghilangkan

Anda bisa menekan OK jika sudah, dan bisa mulai untuk mengecek siaran TV digital yang tertangkap.

Satu lagi poin yang tidak boleh dilupakan, yakni arahkan antena Anda ke pemancar.

Untuk mengetahui arah pemancar, Anda bisa mengunduh aplikasi SinyalTVdigital di Playstore.

Di sana Anda akan menemukan titik koordinat letak pemancar terdekat dan informasi jaraknya.

Sehingga sangat disarankan untuk memutar Antena ke arah pemancar tersebut agar sinyalnya semakin kuat. ***

Halaman:
1
2
3
4
5
6
7

Editor: Wahyu Asyari Muntoha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X