Ini Manfaat Hijrah dari TV Analog ke TV Digital, Wajib Pindah Nih

- Senin, 24 Oktober 2022 | 07:53 WIB
Ilustrasi TV digital. (pixabay)
Ilustrasi TV digital. (pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Migrasi siaran televisi analog ke TV digital tengah dilakukan dan berakhir 2 November 2022 mendatang.

Perpindahan ini diprakarsai karena ragam manfaat yang signifikan saat siaran televisi analog hijrah ke digital.

Menurut Staf Khusus Menkominfo, Rosarita Niken Widiastuti, salah satu manfaat pindah ke TV digital ini adalah efisiensi pada frekuensi.

Baca Juga: Asik Saatnya Panen Tunas Aglonema, Begini Cara Melepaskan dari Induknya

"Ini adalah era baru, dulu ada sistem hitam putih. memberikan layanan lebih baik, bagus, beralihlah TV hitam putih menjadi TV berwarna," kata Niken, dalam webinar dikutip dari kanal Youtube Kemkominfo TV, dikutip Senin 24 Oktober 2022.

Niken menjabarkan lebih lanjut agar masyarakat makin tercerahkan akan keunggulan dan manfaat yang siginifikan dari TV analog hijrah ke TV digital.

"Ini sama, siaran TV analog secara teknologi kurang canggih dibanding dengan TV digital. Lebih penting dari itu untuk efisiensi frekuensi. Karena siaran tv analog, misalnya contohnya TVRI, satu TVRI membutuhkan satu frekuensi. Sementara frekuensi tidak bisa ditambah dan (jika) Indonesia memiliki 700 stasiun TV, berarti membutuhkan 700 frekuensi," tambahnya.

Baca Juga: Daun Tanaman Aglonema Semakin Berkurang? Ternyata Ini Penyebabnya

Frekuensi tersebut sudah habis, itulah sebabnya banyak daerah blank spot karena tidak ada yang bisa diperluas lagi.

Jadi frekuensi perlu untuk ditata ulang untuk memperluas pada penggunaan internet.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ayo Bro, Supaya Emailmu Aman, Ganti Passwordnya

Jumat, 27 Januari 2023 | 07:48 WIB
X