Migrasi TV Digital, Peluang Generasi Muda Ciptakan Konten Kreatif

- Rabu, 3 November 2021 | 17:13 WIB
Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rosarita Niken Widiastuti. (suaramerdeka.com/dok)
Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rosarita Niken Widiastuti. (suaramerdeka.com/dok)

BANDUNG, suaramerdeka.com – Pemerintah menargetkan tanggal 2 November 2022 Indonesia akan segera beralih secara total dari televisi (TV) Analog ke TV Digital atau tepat satu tahun lagi.

Program yang lebih dikenal dengan Analog Switch Off (ASO) ini akan membuat semarak dunia pertelevisian karena sudah bermigrasi ke digital.

Konten-konten kreatif pun secara otomatis akan bermunculan karena siaran satu frekuensi pada TV Digital bisa digunakan hingga 12 channel TV.

Baca Juga: Diajukan Sebagai Calon Tunggal Panglima TNI, Ini Sosok Andika Perkasa

Begitu disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rosarita Niken Widiastuti dalam workshop teknis mobile journalism di Bandung, Selasa, 2 November 2021.

“Di tengah era migrasi siaran TV digital tentunya terbuka peluang yang sangat besar untuk content creator membuat konten menarik di dunia internet dan televisi,” ujar Niken.

Niken menjelaskan, era digital saat ini adalah _content is the king_, yang artinya konten menjadi raja di bidang media.

Baca Juga: Antibodi Berbasis Kuning Telur Ayam Tengah Disiapkan, Bisa Redam Covid-19?

Individu atau masyarakat dan generasi muda yang bisa membuat konten-konten yang menarik akan mendapatkan peluang yang sangat besar untuk menghasilkan karya yang mampu menghasilkan keuntungan ekonomi.

Ruang-ruang digital yang terbuka luas menurutnya harus dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, utamanya generasi muda.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Logo Baru Telkomsel Terinspirasi Pola Batik

Senin, 12 Juli 2021 | 15:12 WIB

Satria Lengkapi Konektivitas Digital Nasional

Rabu, 7 Juli 2021 | 18:30 WIB
X