Menkominfo Diminta Blokir Situs dan Aplikasi Game Online

- Selasa, 22 Juni 2021 | 21:33 WIB
Ilustrasi game online. SM/ist
Ilustrasi game online. SM/ist

BENGKULU, suaramerdeka.com - Dampak negatif game online yang kurang baik, khususnya bagi anak-anak membuat Bupati Mukomuko, Bengkulu, Sapuan, mengirim surat ke Menkominfo untuk memblokir situs dan aplikasi game online.

"Bupati telah menyampaikan surat permohonan untuk meminta Menkominfo melalui Direktorat Jenderal Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatikan untuk memblokir game online di wilayah Kabupaten Mukomuko," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informastikan Kabupaten Mukomuko, Bustari Maller.

Permintaan pemblokiran game online tersebut disebabkan banyak masyarakat yang mengeluh terkait situs tersebut karena bisa diakses oleh semua kalangan termasuk yang masih dalam usia sekolah.

Baca Juga: 86 Pasien Asal Kudus Sembuh Dari Covid-19 Dipulangkan dari Asrama Haji Donohudan

"Dampak negatif game online sangat besar dari sisi perkembangan anak, kesehatan, maupun pendidikan. Mereka telah menjadi pecandu game online sehingga kondisi seperti ini seharusnya segera mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat," tambah Bustari.

Beberapa game online yang diminta untuk diblokir yaitu PUBG, Freefire, Mobile Legends, Higgs Domino, dan sejenisnya yang tersedia di smartphone maupun komputer.

Selain dari sisi perkembangan, dikatakan lebih lanjut oleh Bustari, game online tersebut juga berpengaruh ke kesehatan anak-anak tersebut.

Baca Juga: Viral Video Supir Kontainer Dikeroyok, Lima Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

"Anak yang sudah kecanduan game online akan mengalami gangguan penglihatan, obesitas, hingga quervain syndrome. Selain itu, dari sisi psikologis, anak-anak juga akan menjadi lebih individual dan egois," ucap Bustari.

Pengiriman surat Bupati Mukomuko kepada Menkominfo dengan pertimbangan bahwa pemerintah daerah setempat tidak memiliki kewenangan memblokir situs dan aplikasi game online tersebut.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Tren Data Bocor Makin Marak, Badan Siber Perlu Penguatan

Selasa, 14 September 2021 | 18:24 WIB

Bijak Gunakan Medsos, Jangan Julid, Perhatikan Nomor 5

Minggu, 12 September 2021 | 07:58 WIB
X