Banyak ISP yang belum Terdaftar di LKPP, Ini Penyebabnya

- Minggu, 20 Juni 2021 | 12:32 WIB
Industri internet. (foto ilustrasi - pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)
Industri internet. (foto ilustrasi - pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)

BANYAK internet service provider (ISP) yang belum aktif dan juga belum terdaftar di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Menurut Ketua bidang Koordinasi dan Pengembangan Wilayah Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Zulfadly Syam, ada beberapa penyebab dari masih banyaknya ISP belum aktif dan belum terdaftar di LKPP.

Penyebab pertama, untuk mendaftar di LKPP, perusahaan harus membuka semua komponen harga.

Baca Juga: Kaspersky dan BSSN Tandatangani MoU Pengembangan Kapabilitas Keamanan Siber Indonesia

"Nah menurut kami, LKPP membuat aturan ini kurang baik, karena kalau ini terbuka dan diketahui oleh perusahaan asing di luar sana, maka industri kita bisa dikuasi oleh asing semua. Karena perusahaan asing bisa membaca ini lalu datang ke Indonesia dan meratakan bisnis teman-teman kita sendiri, terutama ISP kecil," kata Zul, seperti yang dikutip dari pikiran-rakyat, minggu, 20 Juni 2021.

Penyebab kedua, kata Zul, adalah kemampuan dari pihak LKPP sendiri dengan sistem yang lama.

Menurutnya, setiap lelang tender di LKPP maka akan dilakukan negoisasi satu per satu sehingga makan waktu panjang.

Baca Juga: Hari Media Sosial Nasional, Masih Banyak Pekerjaan Rumah untuk Indonesia

Dijelaskannya, bahwa LKPP itu nego satu-satu harga dengan satu persatu perusahaan padahal saat itu ada 300 ISP dan hari ini telah mencapai 550-an ISP.

Ini tentu akan sangat berat untuk dijalankan staff LKPP jika masih terkondisi dengan sistem tersebut.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Terkini

Tren Data Bocor Makin Marak, Badan Siber Perlu Penguatan

Selasa, 14 September 2021 | 18:24 WIB

Bijak Gunakan Medsos, Jangan Julid, Perhatikan Nomor 5

Minggu, 12 September 2021 | 07:58 WIB
X