226 Daerah Belum Terjangkau Siaran TV Analog Jelang ASO Tahap I

- Kamis, 21 April 2022 | 21:48 WIB
siaran TV analog di Mandalika akan berhenti pada 30 April. (Pixabay/@PublicDomainPicturres)
siaran TV analog di Mandalika akan berhenti pada 30 April. (Pixabay/@PublicDomainPicturres)

SUARAMERDEKA.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat hingga kini masih terdapat 226 daerah yang belum terjangkau siaran televisi (TV) analog, menjelang diberlakukannya program penghentian siaran tv analog atau analog switch off (ASO) tahap satu pada 30 April 2022 mendatang,

Direktur Pengelolaan Media Direktorat Pengelolaan Media, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Nursodik Gunarjo, mengatakan daerah yang belum terjangkau siaran TV (blank spot) TV tersebut akan diisi oleh siaran TV digital karena memiliki jangakauan lebih luas dan teknologi lebih canggih dari siaran TV analog.

“Salah satu dari semangat untuk membuat siaran TV digital ini adalah bagaimana ke depan dapat mengisi blank spot atau daerah yang selama ini tidak terisi siaran TV analog,” ujarnya di Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Baca Juga: Jangan Gagal Paham, Siaran TV Digital Bukan Layanan Streaming seperti Netflix, Viu atau WeTV, Ini Bedanya

Menurut Nursodik, penyebab utama terjadinya blank spot karena teknologi siaran TV analog tidak bisa menjangkau kawasan dengan kondisi geografis beragam seperti kawasan Indonesia bagian Timur, terutama Papua, sehingga jangkuan siarannya terbatas.

Olah karena itu pemerintah, melalui Lembaga penyiaran pemerintah (LPP) TVRI dipastikan segera membangun infrastruktur jaringan siaran TV digital di kawasan terdepan, terluar dan tertinggal (3T), termasuk kawasan blank spot, setelah program ASO dilaksanakan.

“Sudah diagendakan dalam dua tahun kedepan TVRI akan membangun jaringan supaya 226 kawasan blank spot itu bisa segera bisa terlayani siaran TV digital,” imbuhnya.

Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Persandian dan Statistik Provinsi Papua Barat, Frans H Istia, menyatakan pihaknya mendukung penuh program ASO yang pada tahap satu meliputi sejumlah wilayah Papua Barat, yakni Kabupaten Sorong, Kota Sorong, Kabupaten Manokwari, Kabupaten Manokwari Sleatan dan Kabupaten Pengunungan Arfak.

Baca Juga: Peringati Hari Bumi, Berikut Kumpulan Link Twibbon Gratis 2022

Program itu dinilai sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Barat yang ingin meningkatkan jangkauan siaran TV dan Radio di kawasan yang masih tidak terjangkau siaran, seperti kabupaten Pengunungan Arfak.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X