BlackBerry, Pelopor Ponsel QWERTY Resmi Hentikan Operasi Per 4 Januari

- Rabu, 5 Januari 2022 | 11:59 WIB
Blackberry yang berhenti beroperasi pada 4 Januari (foto: Okeguys)
Blackberry yang berhenti beroperasi pada 4 Januari (foto: Okeguys)

Suaramerdeka.com - BlackBerry secara resmi mengumumkan sistem operasi 10, 7.1 dan versi sebelumnya sudah tidak tersedia lagi alias berhenti beroperasi per 4 Januari 2022 ini.

Pengumuman penghentian operasi BlackBerry disampaikan melalui laman tanya-jawab mereka.

"Mulai tanggal ini, perangkat yang menggunakan layanan dan perangkat lunak tersebut, apakah melalui penyedia layanan atau koneksi WiFi, tidak lagi benar-benar berfungsi," kata BlackBerry lewat laman QnA dalam situs resmi mereka, dikutip pada Rabu, 5 Januari 2022.

Dikenal sebagai ponsel keyboard QWERTY yang pernah berjaya di masanya, Blackberry menghentikan fungsi-fungsi utama, seperti data internet, panggilan telepon, SMS dan memanggil nomor darurat 911.

Baca Juga: Migrasi TV Digital: EWS Wajib Tertanam dalam Perangkat atau Sistem Komunikasi

Selain itu, juga menghentikan dukungan untuk sistem operasi yang digunakan pada tablet mereka, BlackBerry PlayBook OS 2.1 dan versi terdahulu.

BlackBerry menyatakan alasan menghentikan sistem operasi karena mereka ingin memberikan layanan keamanan intelijen perangkat lunak bagi pelanggan perusahaan dan pemerintahan.

Layanan dan aplikasi lainnya juga akan terdampak karena sudah tidak ada dukungan untuk perangkat lain.

Antara lain alamat email yang menggunakan domain BlackBerry, BlackBerry Link, BlackBerry Desktop Manager, BlackBerry Blend dan BlackBerry Protect.

Baca Juga: Pemerintah Belum Tetapkan Tarif Vaksin Booster, Pembayaran Masih Mandiri

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X