Pakar Sebut Metaverse Berpotensi Mengacaukan Hidup Manusia, Benarkah?

- Kamis, 16 Desember 2021 | 15:52 WIB
Ilustrasi dunia Metaverse, realisasi imajinasi virtual secara digital. (Dok. Giwangkara)
Ilustrasi dunia Metaverse, realisasi imajinasi virtual secara digital. (Dok. Giwangkara)

 

SUARAMERDEKA.COM - Mark Zuckerberg, pendiri media sosial Facebook menjelaskan dunia virtual Metaverse dapat digunakan manusia untuk menjalankan aktivitas seperti bekerja, bermain game, melakukan transaksi jual beli, hingga menonton pertunjukan.

Dalam dunia Metaverse, pengguna dapat saling berinteraksi di dunia virtual dalam bentuk avatar. Tentunya, hal ini menjadi perhatian bagi para investor untuk mengembangkan teknologi Metaverse ini. 

Dunia Metaverse semakin menunjukkan eksistensinya kala perubahan nama Facebook diganti menjadi Meta. Perubahan nama Meta ini menunjukkan kesiapan mereka dalam mengembangkan bisnis digital dalam Dunia Metaverse. 

Baca Juga: Vanesha Prescilla Ternyata ARMY Garis Keras! Ini Buktinya

Salah satu pakar dari Jefferies, bank investasi multinasional independen Amerika, menyebut hal itu bisa menjadi gangguan terbesar pada cara hidup manusia. 

"Satu Metaverse bisa lebih dari satu dekade, tetapi seiring perkembangannya, ia berpotensi mengacaukan hampir semua hal dalam kehidupan manusia," tulis para analis, yang dipimpin oleh Ahli Strategi Ekuitas, Simon Powell, dikutip dari Giwangkara.

Adapun fokus permasalahannya adalah, menurut Powell, pada awalnya investor harus berkonsentrasi pada perangkat keras yang diperlukan untuk menciptakan Metaverse di internet. 

Baca Juga: Episode 11 Now We Are Breaking Up: Ha Young Eun dan Yoon Jae Guk Terima Telepon Misterius

Selanjutnya, investor harus memperhatikan perangkat lunak yang akan menampung Metaverse tersebut. Setelah itu, baru mereka fokus pada bisnis yang terlibat erat di dalamnya. 

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X