Serangan Siber Sosial, Ravik Karsidi: Media Mainstream Mulai Ditinggalkan

- Selasa, 7 Desember 2021 | 16:48 WIB
Ravik Karsidi didampingi antara lain Ketua SMSI Firdaus membuka Rakernas SMSI di Jakarta. (suaramerdeka.com/Agus Toto Widyatmoko)
Ravik Karsidi didampingi antara lain Ketua SMSI Firdaus membuka Rakernas SMSI di Jakarta. (suaramerdeka.com/Agus Toto Widyatmoko)

 

JAKARTA, suaramerdeka.com - Serangan siber sosial membawa perubahan besar dalam tingkah laku, pilihan, ide, opini, dan motivasi.

Perubahan itu memengaruhi pola berpikir dan bertindak, dan kepercayaan masyarakat.

Prof Ravik Karsidi, staf ahli Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mengatakan, perubahan akibat serangan siber sosial juga terjadi dalam media.

“Kita saat ini sedang menghadapi tantangan global. Media mainstream mulai ditinggalkan. Revolusi digital membawa perubahan dalam hitungan detik,” kata Prof Ravik Karsidi dalam pembukaan Rakernas Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Jakarta, Selasa, 7 Desember 2021.

Baca Juga: Tak Sengaja Follow Instagram Jennie Blackpink, V BTS Panik: Ini Aplikasi yang Menakutkan

Hadir antara lain Ketua Umum SMSI Firdaus, Dewan Pertimbangan SMSI Sasongko Tedjo, Kabintelkam Mabes Polri Komjen Pol Ahmad Dofiri, dan pengurus pusat maupun provinsi SMSI se-Indonesia.

Ravik Karsidi menyebut saat ini adalah abad kreatif. Berbagai sektor didorong untuk semakin kreatif, termasuk mengelola media.

“Dulu orang berangkat kerja ke kantor mengenakan pakaian rapi. Generasi sekarang bisa bekerja dari kamar, dengan penghasilan yang lebih tinggi pula,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Sembunyikan Status Online GB WhatsApp

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:36 WIB

VPS NVMe vs VPS SSD, Apa Perbedaannya?

Kamis, 1 Desember 2022 | 12:05 WIB
X