Waspadai Target Serangan Aktivitas Siber Berbahaya terhadap Sistem Kontrol Industri

- Rabu, 9 Juni 2021 | 10:11 WIB
Kapersky ingatkan aktivitas siber berbahaya. (foto: kapersky) (Nugroho Wahyu Utomo)
Kapersky ingatkan aktivitas siber berbahaya. (foto: kapersky) (Nugroho Wahyu Utomo)

TIDAK dapat dipungkiri bahwa aktivitas manusia dalam beberapa dekade terakhir telah terbantu oleh kehadiran revolusi.

Baik dari segi kualitas maupun efisiensi waktu.

Maka sudah sepatutnya bagi kita untuk mengetahui tentang transformasi yang saat ini sedang di depan mata, yaitu "Industri 4.0".

Baca Juga: Profesor Zubairi Djoerban Ajak Netizen Indonesia Naikkan Tagar Twitter Berisi Konten Bermanfaat

Dijuluki sebagai "Revolusi Industri Keempat", era otomatisasi dan interkonektivitas yang juga dikenal sebagai digitalisasi industri saat ini sedang menuju puncaknya.

Sekarang, dunia masih di tengah situasi ketidakpastian akibat pandemi Covid-9 yang menyerang.

Namun satu hal yang pasti bahwa digitalisasi akan terus berjalan untuk tetap bertahan.

Baca Juga: Tingkatkan Jaringan Internet 5G, Kominfo Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun

Digitalisasi nyatanya telah memberikan kemudahan, produktivitas, hingga peluang bagi seluruh masyarakat di dunia, tidak terkecuali Indonesia.

Namun, ada satu hal yang menjadi tantangan dalam upaya memenuhinya, yaitu keamanan.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MPL ID Season 8: Alter Ego Akan Hadapi Pekan yang Berat

Kamis, 23 September 2021 | 20:04 WIB

Ini Alasan Manusia Terlalu Bergantung pada Teknologi

Senin, 20 September 2021 | 17:07 WIB

MPL ID Season 8: RRQ Tempel Ketat Alter Ego

Minggu, 19 September 2021 | 20:30 WIB

MPL ID Season 8: Alter Ego Lanjutkan Tren Positif

Jumat, 17 September 2021 | 21:53 WIB
X