Ribuan Data Personel Polri Bocor, Pakar Singgung Rendahnya Awareness

- Jumat, 19 November 2021 | 10:00 WIB
Tampilan situs Polri yang diretas dan tersebarnya data personel. (suaramerdeka.com / dok)
Tampilan situs Polri yang diretas dan tersebarnya data personel. (suaramerdeka.com / dok)

"Kemungkinan besar serangan ini sebagai salah satu bentuk hacktivist, sambil mencari reputasi di komunitasnya dan masyarakat, ataupun untuk melakukan perkenalan tim hackingnya," imbuhnya.

Ditambahkan Pratama bahwa sebelumnya Polri juga berkali-kali diretas.

Mulai diretas untuk diubah tampilannya (deface), diretas untuk situs judi online sampai peretasan pencurian database personilnya.

Bahkan sampai sekarang, database personil Polri masih dijual di forum internet RaidForum dengan bebas oleh pelaku yang mempunyai nama akun "Stars12n".

Baca Juga: Data Klaim Pengangguran Mingguan AS Buat Harga Emas Tergelincir di Akhir Perdagangan

Dan pada forum tersebut, juga diberikan sampel data untuk bisa didownload dengan gratis.

"Polri harus belajar dari berbagai kasus peretasan yang pernah menimpa institusinya. Agar bisa lebih meningkatkan Security Awareness dan memperkuat sistem yang dimilikinya."

"Karena rendahnya awareness mengenai keamanan siber merupakan salah satu penyebab mengapa banyak situs pemerintah yang jadi korban peretasan," kata pria asal Cepu, Jawa Tengah ini.

Pratama menambahkan, setidaknya ini bisa dilihat dari anggaran dan tata manajemen yang mengelola sistem informasi.

Baca Juga: Izin Penggunaan Darurat untuk Vaksin Covovax Resmi Diterbitkan BPOM

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Sembunyikan Status Online GB WhatsApp

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:36 WIB

VPS NVMe vs VPS SSD, Apa Perbedaannya?

Kamis, 1 Desember 2022 | 12:05 WIB
X