Sebanyak 25,7 Persen Pengguna Komputer di Indonesia Hampir Terkena Serangan Berbasis Web

- Senin, 7 Juni 2021 | 09:41 WIB
laptop (redaksi)
laptop (redaksi)

PANDEMI Covid-19 tidak dipungkiri semakin mempercepat pergeseran digital di seluruh dunia tidak terkecuali Indonesia.

Untuk menjaga kesehatan fisiknya, masyarakat kini lebih mengandalkan teknologi dan internet.

Bahkan, sebagian besar kegiatan sekolah dan kantor masih dilakukan di rumah, sehingga membuat masyarakat saat ini lebih terhubung dari sebelumnya.

Baca Juga: Mencegah Overheating di Smartphone, Simak Tipsnya

Namun, para pelaku kejahatan siber juga menyadari momentum berharga ini dan terus mencari peluang untuk menargetkan korbannya.

Semakin banyak pengguna menjelajah online, semakin besar kesempatan bagi mereka untuk masuk dan meluncurkan upaya berbahaya.

Laporan Kaspersky untuk kuartal pertama tahun 2021 menunjukkan bahwa sebanyak 25,7 persen pengguna komputer di Indonesia hampir terkena serangan berbasis web, dan lebih dari sepertiga (38,3 persen) menjadi target ancaman lokal.

Baca Juga: Apple Jadi Korban Ransomware, Pakar: Jadi Pembelajaran Semua Tim IT Dunia

Tinjauan ancaman triwulanan merujuk pada data dari Kaspersky Security Network (KSN), yaitu infrastruktur terdistribusi kompleks yang didedikasikan untuk memproses aliran data terkait keamanan siber dari jutaan peserta sukarela di seluruh dunia.

Peningkatan Ancaman Web

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MPL ID Season 8: Alter Ego Akan Hadapi Pekan yang Berat

Kamis, 23 September 2021 | 20:04 WIB

Ini Alasan Manusia Terlalu Bergantung pada Teknologi

Senin, 20 September 2021 | 17:07 WIB

MPL ID Season 8: RRQ Tempel Ketat Alter Ego

Minggu, 19 September 2021 | 20:30 WIB

MPL ID Season 8: Alter Ego Lanjutkan Tren Positif

Jumat, 17 September 2021 | 21:53 WIB
X