Menkominfo Beri Penjelasan Terkait Peluncuran 5G di Tengah Pengembangan 4G

DTC
- Kamis, 3 Juni 2021 | 19:40 WIB
Foto: Kemen Kominfo
Foto: Kemen Kominfo

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika memberikan penjelasan terkait peluncuran layanan 5G di Indonesia, meski penggelaan 4G belum tuntas.

Masih kerap terdengar pertanyaan terkait urgensi penyelenggaraan 5G di tengah pengembangan 4G yang belum maksimal.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pun memberikan alasan mengapa mendukung jaringan generasi ke-5 ini.

Menteri Kominfo Johnny G. Plate mengatakan bahwa 4G dan 5G adalah dua hal yang sama penting.

Baca Juga: Samsung Galaxy Tab A7 Lite Resmi Dirilis, Hadir dengan Fitur Premium

"4G tetap tulang punggung transformasi digital," kata Menteri Kominfo Johnny G. Plate, di acara 'Hyper 5G Unlock The Future' Telkomsel dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

"Jangan kasih pertanyaan aneh-aneh 'kenapa kembangkan 5G walaupun masih ada 4G'. Kita harus ada terobosan. 5G tidak dengan serta merta bisa digelar nationwide tetapi 5G akan sesuai ekosistem yang mendukung 5G," imbuhnya.

Apalagi menurut Menkominfo Johnny, pengembangan 5G akan dilakukan bertahap dan mengikuti kematangan ekosistem daerah. 4G dan 5G memiliki kapasitas dan tujuannya masing-masing.

Baca Juga: Huawei Luncurkan MatePad Pro Terbaru dengan HarmonyOS 2

Lebih lanjut, Johnny mengingat pesan Presiden Joko Widodo soal pembangunan 5G. Ada dampak dan risiko yang harus diperhatikan dalam pengembangan jaringan generasi kelima ini.

Menurutnya peranan 5G dalam industri akan ke arah autonomous industry, pemanfaatan remote control industry sampai urusan industri yang memanfaatkan robotik.

"Ini agar penerapan 5G bermanfaat demi kepentingan bangsa, rakyat kita. Secara spesifik, kecepatan 5G luar biasa, jangan sampai dihilir menggangu. Kalau pemerintah ambil regulasi dari sisi hulu, maka harus dipastikan hilir memanfaatkan teknologi baru ini berguna. Jangan sampai menjadi tempat radikalisme dan ideologi transinternasional yang menabrak ideologi kita," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Logo Baru Telkomsel Terinspirasi Pola Batik

Senin, 12 Juli 2021 | 15:12 WIB

Satria Lengkapi Konektivitas Digital Nasional

Rabu, 7 Juli 2021 | 18:30 WIB
X