Microsoft Luncurkan Dewan Eksekutif Keamanan Siber Sektor Publik Asia Pasifik Pertama

Red
- Senin, 31 Mei 2021 | 17:10 WIB
Foto: suaramerdeka.com/Dok
Foto: suaramerdeka.com/Dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kejahatan siber secara global menghadirkan gangguan dan merusak ekonomi, menyebabkan kerugian finansial hingga triliunan dolar dan dampak operasional bagi para korbannya, baik individu maupun bisnis.

Kejahatan ini juga mengancam keamanan nasional dan mengurangi kepercayaan pada ekonomi digital serta internet.

Tidak hanya itu, Asia Pasifik terus mengalami peningkatan kasus yang lebih tinggi untuk serangan malware dan ransomware - dengan masing-masingnya 1,6 dan 1,7 kali lebih tinggi daripada wilayah lain di dunia.

Baca Juga: Ekonomi Pulih, Sri Mulyani Sebut 2,61 Juta Lapangan Kerja Terbuka

Secara spesifik di Indonesia, telemetri antivirus Microsoft Defender menunjukkan tingkat kasus malware di Indonesia selama 18 bulan terakhir telah berkurang 24%, tetapi sebagai bagian dari malware, tingkat kasus ransomware meningkat hingga 31%.

Tidak ada satu entitas pun dapat melawan kejahatan siber sendirian secara efektif. Itulah sebabnya Microsoft membentuk Dewan Eksekutif Keamanan Siber Sektor Publik Asia Pasifik pertama.

Dewan ini menyatukan pembuat kebijakan dari pemerintah dan lembaga negara, serta pemimpin teknologi dan industri, dengan tujuan membangun saluran komunikasi yang kuat untuk mengatasi ancaman siber, serta berbagi praktik terbaik di antara seluruh negara yang berpartisipasi.

Baca Juga: Cegah Banjir Terulang, Underpass Kentungan Butuh Sumur Resapan

Bergabung dengan Dewan ini adalah 15 pembuat kebijakan dari Brunei, Indonesia, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand, yang didukung oleh praktisi keamanan siber profesional dari Microsoft.

Kerja sama ini menandai komitmen signifikan terhadap percepatan kemitraan publik-swasta dalam keamanan siber, serta meningkatkan lebih banyak peluang bagi para negara peserta untuk saling membagikan intelijen ancaman agar dapat lebih siap merespons jika terjadi serangan.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Internet 5G Bakal Dongkrak 4 Sektor Industri Ini

Senin, 21 Juni 2021 | 17:35 WIB
X