Ingat! Tipis dan Datar Belum Tentu TV Digital, Simak Ciri-ciri TV Digital Berikut Ini

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:24 WIB
Ilustrasi penggunaan perangkat Set Top Box (STB) di televisi. Satu hal penting yang perlu diketahui masyarakat luas terkait siaran TV Digital bahwa beralih ke TV Digital itu mudah dilakukan. Tidak perlu mengganti antena televisi dan hanya menambahkan penggunaan decoder atau STB. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi penggunaan perangkat Set Top Box (STB) di televisi. Satu hal penting yang perlu diketahui masyarakat luas terkait siaran TV Digital bahwa beralih ke TV Digital itu mudah dilakukan. Tidak perlu mengganti antena televisi dan hanya menambahkan penggunaan decoder atau STB. (suaramerdeka.com / dok)

suaramerdeka.com - Migrasi ke TV digital akan dilakukan dalam lima tahap, kini mengerucut jadi tiga tahap mulai April 2022 hingga 2 November 2022 dan sepenuhnya akan dikuasai oleh TV digital.

Peralihan dari sistem penyiaran TV analog ke TV digital tengah dilakukan Indonesia.

Nantinya, terdapat dua opsi untuk dapat mengakses siaran digital, melalui TV yang mendukung siaran digital atau menggunakan alat bantu set top box.

Baca Juga: Sambut Hari Sumpah Pemuda dan Rayakan Maulid Nabi, PDIP Gelar Khitanan Khas Budaya Betawi

TV digital tidak bergantung pada jarak pemancar dan layar panel datar seperti LCD, plasma, atau LED.

TV digital juga memiliki kualitas gambar tinggi hingga 720p/ 1080p atau kualitas High Definition (HD).

Secara tampilan TV digital jauh lebih modern. TV digital biasanya menggunakan layar yang datar dan ukuran yang bisa mencapai 50 inch.

Baca Juga: Peringati Sumpah Pemuda, Yuk! Tonton 8 Film Seru Kisahkan Perjuangan Pemuda

Namun, tidak semua TV yang tipis dan datar merupakan TV digital.

Dilansir dari website indonesiabaik.id yang merupakan website yang digagas Kominfo, berikut ciri- ciri TV yang dapat menangkap siaran TV digital:

1. Tak lagi berbentuk "tabung".

Salah satu cara mudah untuk melihat beda TV analog dan digital adalah dilihat dari bentuknya.

TV digital tidak lagi berukuran besar dan berat layaknya TV tabung atau TV analog.

Baca Juga: Moderasi Beragama di Kalangan Mahasiswa Penting, Hindari Risiko Terjerat Paham Radikal

Kebanyakan TV digital justru mengusung desain bodi yang ramping dan tipis.

2. Tidak semua TV layar datar adalah TV digital

 Layar TV digital sudah menggunakan teknologi layar Liquid-Crystal Display (LCD) atau Light-Emitting Diode (LED).

3. TV digital dibekali dengan fitur pencarian siaran digital

Layar tipis belum tentu TV digital. Meski sudah memiliki layar yang tipis, tetapi sebuah TV belum tentu dapat dikategorikan sebagai TV digital.

TV digital dibekali dengan fitur yang mendukung pencarian siaran digital (DTV). Artinya, pengguna dapat mencari dan menyaksikan siaran TV secara langsung.

4. TV digital Mendukung Fitur DVB-T2

Fitur ini tidak dimiliki oleh TV LED dan LCD biasa.

Dengan demikian, pengguna membutuhkan Set Top Box (STB) DVB-T2 tambahan untuk mengakses siaran TV digital.

Dilengkapi decoder DVB-T2 Pada keterangan spesifikasi, TV digital sudah dilengkapi dengan decoder DVB-T2 (Digital Video Broadcasting-Terrestrial second generation).

Halaman:
1
2
3

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lekas! Klaim Kode Redeem FF Anda, Ada 19 yang Terbaru

Minggu, 23 Januari 2022 | 16:06 WIB
X