Omset Perusahaan Garmen Membaik, Rekrut Karyawan Siap Kerja

- Senin, 26 Oktober 2020 | 18:46 WIB
MEMBUKA PELATIHAN : Kepala Cabang Dinas Pendidikan Cabang I Jateng, Budi Santosa SPd MPd (tengah) membuka retooling pelatihan kerja lulusan SMK Muhammadiyah Sumowono, di PT Inti Sukses Garmindo, Bawen, Kabupaten Semarang. (suaramerdeka.com/Surya Yuli)
MEMBUKA PELATIHAN : Kepala Cabang Dinas Pendidikan Cabang I Jateng, Budi Santosa SPd MPd (tengah) membuka retooling pelatihan kerja lulusan SMK Muhammadiyah Sumowono, di PT Inti Sukses Garmindo, Bawen, Kabupaten Semarang. (suaramerdeka.com/Surya Yuli)

BAWEN, suaramerdeka.com - Masa pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak triwulan pertama 2020 membuat perusahaan garmen nyaris gulung tikar, karena order dari pembeli dalam negeri dan luar negeri dihentikan. Manajemen harus putar otak agar pendapatan tetap bisa diraih guna menutupi biaya produksi dan gaji karyawan.

Berbagai upaya dilakukan agar omset perusahaan garmen membaik. ''Sejak pandemi Covid-19 omset kami turun drastis, karena semua pesanan dibatalkan dan tidak ada pesanan baru dari relasi,'' kata Andriawan, HRD PT Inti Sukses Garmindo, Bawen, Kabupaten Semarang, saat pembukaan retooling pelatihan kerja lulusan SMK Muhammadiyah Sumowo, Senin (26/10).

Baca Juga: Program Kecakapan Kerja untuk Kurangi Angka Pengangguran

Upaya yang dilakukan untuk mengejar pendapatan perusahaan, yakni bekerja sama dengan sejumlah instansi pemerintah, termasuk TNI/Polri. Salah satunya membuat alat pelindung diri (APD), berupa masker dan pakaian khusus (hazmat). Semua order lokal juga dilayani oleh perusahaan garmen yang memiliki ratusan karyawan tersebut. Pihaknya bersyukur mulai September order dari pelanggan mulai membaik dan meningkat hingga 60 persen dari kapasitas produksi perusahaan.

Di sisi lain tenaga kerja yang direkrut saat order dan omset meningkat, berasal SMK Muhammadiyah Sumowono, Jurusan Tata Busana. Selama ini PT Inti Sukses Garmindo dan SMK Muhammadiyah Sumowono telah bekerja sama mulai dari penyiapan kurikulum, kunjungan industri, dan magang, sehingga lulusan SMK tersebut sudah diketahui kompetensinya dan siap kerja.

Diserap

Kepala SMK Muhammadiyah Sumowono, Eko Pamuji ST mengungkapkan terima kasih karena PT Inti Sukses Garmindo mempercayakan lulusan dari sekolahnya sebagai tenaga kerja. Peserta pelatihan yang mendaftar sebanyak 20 orang dan yang lulus seleksi 15 orang untuk mengikuti pelatihan 100 jam dilanjutkan uji kompetensi. Mereka ini nantinya akan diserap perusahaan sebagai tenaga kerja.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Cabang I Jateng, Budi Santosa SPd MPd yang membuka pelatihan itu mengaku salut dengan kerja sama industri yang telah terjalin antara PT Inti Sukses Garmindo dan SMK Muhammadiyah Sumowono. Dia berharap agar perusahaan lain juga melakukan hal yang sama, agar terjadi hubungan antara SMK dan perusahaan, guna penyiapan tanaga kerja.

Editor: Maya

Terkini

Logo Baru Telkomsel Terinspirasi Pola Batik

Senin, 12 Juli 2021 | 15:12 WIB

Satria Lengkapi Konektivitas Digital Nasional

Rabu, 7 Juli 2021 | 18:30 WIB
X