Digital Tak Membuat Tradisi Terpental

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:47 WIB
Ilustrasi digitalisasi Hotel Dafam, (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi digitalisasi Hotel Dafam, (suaramerdeka.com / dok)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Dinamika teknologi digital tak perlu menjadikan nilai-nilai luhur harus tergerus termasuk kampung adat.

Sebaliknya, kehadiran teknologi itu diharapkan tetap bisa memberikan maslahat dengan saling melengkapi.

Hal itu menjadi semangat pelaksanaan "Rural ICT Camp 2021: Desa Bangkit Nusa Bangkit" pada 18-23 Oktober mendatang. Selain di Kasepuhan Ciptagelar, Sukabumi, kegiatan itu digelar pula di Pemalang dan Bali Utara.

"Ada kolaborasi kesenian, seperti pertunjukan bareng kesenian Ciptagelar dengan daerah lain," kata Direktur Common Room, Gustaff Iskandar di Bandung, Selasa 12 Oktober 2021.

Tak hanya itu, kegiatan lainnya karena masih pandemi Covid-19 berupa webinar, workshop, hingga pelatihan dalam rangka konsolidasi ide dan gagasan di tengah makin massifnya teknologi digital.

Baca Juga: Akses Wisatawan Mancanegara di Bali Kembali Dibuka, DPR Harapkan Ekonomi Masyarakat Bangkit

Meski demikian, katanya, pihaknya juga mulai menggelar kegiatan lapangan dengan melibatkan perwakilan 7 perwakilan dari kampung adat dari sejumlah wilayah di Nusantara ke Kasepuhan Ciptagelar.

"Banyak aspek yang akan dibahas, seperti ekosistem regulasi soal internet yang menyangkut kawasan terpencil, internet berkelanjutan, pemanfaatan teknologi digital untuk peningkatan pelayanan di desa termasuk pemberdayaan UMKM," jelasnya.

Ciptagelar dipilih dalam kegiatan tersebut mengingat kampung adat tersebut termasuk terbuka terhadap perkembangan teknologi. Mereka sudah merintisnya sejak lama.

Pada 1985 misalnya sudah membuat turbin sendiri. Dalam perkembangannya, mereka punya pembangkit sendiri, stasiun radio hingga televisi sendiri.

Sedangkan internet mulai masuk pada 2009. Hingga kini, internet itu sudah menghubungkan 29 dusun dan 4 desa ke dunia luar. Istilah COD, belanja online pun

Baca Juga: Melonpan, Tren Baru Roti dari Jepang yang Kerap Muncul di Anime

"Paradigma umum kan kawasan terpencil itu pasti terbelakang, teknologi ketinggalan tapi Kasepuhan Ciptagelar ada titipan keadatan yang sedikit berbeda. Karena konsep keadatan di kami, dasarnya adalah bisa ngigelan (mengikuti) zaman tapi bukan terbawa zaman.

Harus mampu memenuhi perkembangab zaman tanpa meninggalkan titipan keadatan, ketradisian," kata Jubir Kasepuhan Ciptagelar, Yoyo Yogasmana di kesempatan yang sama.

Dia pun menambahkan semangat dari konsep tersebut yang menekankan akan masa depan.

Karenanya, mereka mengaku tak terlalu mengkhawatirkan akan dampak yang ditimbulkan dari kehadiran teknologi tersebut.

Terlebih, penggunaannya benar-benar sudah diperhitungkan dari sisi hukum adat mereka termasuk dalam risiko terkena hukuman atas pelanggaran yang dilakukan.

Baca Juga: Tagar PolriSesuaiProsedur Muncul, Penegasan Polri Tak Khianati Tugasnya

Secara daring, penggiat TIK asal Pemalang Erni Sulistiowati menyatakan bahwa kehadiran penggunaan teknologi digital perlu dibarengi upaya pelatihan dan pendampingan.

Jangan sampai, masyarakat ditinggalkan sendirian.

"Nantinya, secanggih apapun infrastrukturnya, sebagus-bagusnya yang disediakan tapi masyarakat tak bisa memanfaatkannya, tak cakap dalam mengaksesnya, itu akan sia-sia," katanya.

Karenanya, Erni mewanti-wanti supaya proses pendampingan dan pemberdayaan perlu dilakukan guna menghadirkan keseimbangan kemanfaatannya.

"Dan pendampingan dan pemberdayaan ini sifatnya, harus berkelanjutan. Tak bisa selesai dalam hitungan bulan tapi itu dilakukan minimal dalam 3-4 tahun, ini untuk memastikan masyarakat benar-benar melek dalam memanfaatkannya, terutama kecakapan digitalnya," katanya.

Halaman:
1
2
3

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Duh, Mulai dari KTP Sampai Foto Koruptor Dijual di NFT

Selasa, 18 Januari 2022 | 22:06 WIB

Mengenal Pengertian dan Jenis-jenis Domain Website

Minggu, 19 Desember 2021 | 05:10 WIB

Google Maps Punya 3 Fitur Andalan Terbaru, Penasaran?

Rabu, 24 November 2021 | 14:41 WIB
X