Beralih ke Siaran TV Digital, Ini 3 Langkah Mudah

- Minggu, 26 September 2021 | 14:40 WIB
Seorang pria melakukan pengecekan kekuatan sinyal TV Digital melalui aplikasi sinyalTVdigital. Saat membuka aplikasi dapat terlihat sinyal terkuat berasal dari MUX yang mana.(suaramerdeka.com / dok)
Seorang pria melakukan pengecekan kekuatan sinyal TV Digital melalui aplikasi sinyalTVdigital. Saat membuka aplikasi dapat terlihat sinyal terkuat berasal dari MUX yang mana.(suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Peralihan dari sistem penyiaran TV analog ke TV digital tengah dilakukan Indonesia.

Hal ini tertuang dalam Undang-undang No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja khususnya di kluster penyiaran pasal 72 angka 8 mengamanatkan bahwa migrasi penyiaran terestrial dari teknologi analog ke digital diselesaikan paling lambat dua tahun sejak berlakunya, yaitu 2 November 2022.

Aturan turunannya pun sudah siap, di mana seruan sudah diberikan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kepada masyarakat untuk segera beralih ke siaran TV Digital.

Banyak lembaga penyiaran saat ini sudah bersiaran secara simulcast, yaitu menyiarkan program format TV digital tanpa mematikan TV Analog agar masyarakat mempersiapkan diri dan menyambut siaran TV digital.

Baca Juga: Karang Taruna Kamajaya Tanam Bibit Mangrove sekalugus Promosi Wisata Susur Sungai

Bisa dikatakan, siaran simulcast menjadi semacam transisi.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam sosialisasi peralihan TV digital pada pertengahan Juni lalu menjelaskan bahwa setiap lembaga penyiaran harus mulai melakukan peralihan ke siaran digital yang dapat diawali dengan siaran simulcast yaitu siaran digital tanpa mengakhiri siaran analog.

“Hal ini tentunya untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang keberadaan dan manfaat dari siaran digital yang kualitasnya harus lebih bersih, lebih jernih, dan lebih canggih,” kata Johnny.

Hingga sekarang, siaran TV digital sudah menjangkau 87 wilayah layanan dari total 112 wilayah layanan di Indonesia.

Baca Juga: Sasar Bank Sampah Mawar, LPPM Unnes Dorong Produksi dan Komersialisasi Kerajinan Tangan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Digital Tak Membuat Tradisi Terpental

Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:47 WIB

Migrasi ke TV Digital, Kapan Dimulai?

Rabu, 6 Oktober 2021 | 14:14 WIB

Pandemi Belum Berakhir, Penjualan Smartphone Melonjak

Selasa, 5 Oktober 2021 | 23:17 WIB

MPL ID Season 8: Babak Playoff Digelar di Bali

Selasa, 5 Oktober 2021 | 17:17 WIB

WhatsApp Down, Aplikasi AyoTalk Jadi Alternatif

Selasa, 5 Oktober 2021 | 09:51 WIB
X