Tsunami jadi Ancaman, Gelang Deteksi Bantu Minimalisasi Angka Kematian

- Kamis, 16 September 2021 | 18:09 WIB
Mahasiswa Telkom University mengembangkan Gelora, gelang pendeteksi tsunami dengan menggunakan teknologi long range. (suaramerdeka.com/dok)
Mahasiswa Telkom University mengembangkan Gelora, gelang pendeteksi tsunami dengan menggunakan teknologi long range. (suaramerdeka.com/dok)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Ada kekhawatiran, bahkan kepanikan bisa saja menyeruak, tapi isu gempa besar yang memicu tsunami di pantai selatan Pulau Jawa belum lama ini perlu disikapi secara cermat termasuk bagaimana bersiap menghadapinya.

Upaya mitigasi perlu lebih intens dilakukan. Terobosan-terobosan perlu diberi ruang sehingga upaya menekan risiko yang ditimbulkan dari peristiwa itu benar-benar bisa direduksi.

Ini termasuk kiprah yang tengah dikembangkan sekelompok anak muda terhadap alat bernama Gelora, gelang pendeteksi tsunami dengan menggunakan teknologi long range, gelombang frekuensi di antara 921-923 MHz (regulasi AS923-2). Kenapa gelang?

Baca Juga: 72 Tahun Chrisye, Berikut Kisah 10 Lagu yang Pernah Dinyanyikannya

"Gelang dipilih karena itu paling gampang melekat. Kita pernah kepikiran untuk memilih kalung, tapi kalau tsunami terjadi dan penggunanya terseret arus kemungkinan besar akan terlepas sehingga fungsinya termasuk pelacakan untuk pasca bencana tidak dapat digunakan," jelas pengembangnya, Yasyfa Rifiani Putri (20).

Bersama tiga rekan lainnya, Muhamad Ridwansyah (20), Nur Rizki Rahmatulloh (20), Reyhan Fajar Nasution (19), mahasiwa Teknik Telekomunikasi Fakultas Teknik Elektro Telkom University itu memang memfungsikan gelangnya tak sebatas memberi tanda akan gelombang besar pasca gempa gede itu.

Tapi gelang itu juga bisa digunakan untuk memberikan posisi bagi Tim SAR. Pasalnya, gelang itu dilengkapi pula dengan sistem GPS sehingga dapat melacak posisi korban.

Tak hanya itu, alat yang melingkar di pergelangan itu juga dilengkapi dengan sensor detak jantung yang berguna bagi korban untuk mendapatkan pertolongan yang sesuai setelah ditemukan.

Baca Juga: Konser Online Bulan Oktober, BTS Siap Bikin Army Histeris Lagi

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Digital Tak Membuat Tradisi Terpental

Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:47 WIB

Migrasi ke TV Digital, Kapan Dimulai?

Rabu, 6 Oktober 2021 | 14:14 WIB

Pandemi Belum Berakhir, Penjualan Smartphone Melonjak

Selasa, 5 Oktober 2021 | 23:17 WIB

MPL ID Season 8: Babak Playoff Digelar di Bali

Selasa, 5 Oktober 2021 | 17:17 WIB

WhatsApp Down, Aplikasi AyoTalk Jadi Alternatif

Selasa, 5 Oktober 2021 | 09:51 WIB
X