Tren Data Bocor Makin Marak, Badan Siber Perlu Penguatan

- Selasa, 14 September 2021 | 18:24 WIB
Peretasan data/Ilustrasi Tasimalaya Pikiran Rakyat
Peretasan data/Ilustrasi Tasimalaya Pikiran Rakyat

Apalagi BSSN kan anak bungsu, merupakan tantangan karena belum bisa sepenuhnya berdiri dan menegakan prinsip keamanan di antara kakak-kakaknya," jelasnya.

Dalam kaitan itu, pihaknya tak jarang mengeluarkan pedoman siber. Hanya saja, kuncinya, itu bergantung kepada pelaksanaan di lapangan.

Tentu akan menjadi persoalan ketika pedoman tersebut tak dipenuhi.

Pihaknya pun menyambut baik opsi omnibus law ketahan siber. Karena itu akan mencakup sejumlah persoalan yang selama ini jadi atensi.

Di antaranya perlindungan infrastruktur informasi vital nasional seperti sektor transportasi hingga energi.

Manajemen krisis siber nasional, perlindungan data pribadi, industri keamanan siber nasional, pembangunan SDM keamanan siber, kejahatan siber, diplomasi siber, hingga budaya keamanan siber, dan perlindungan dan dampak teknologi terbaru.

"Karena terbaru, ada teknologi robot dengan harga tak mahal, tapi robot itu ternyata dilengkapi sensor dan pengiriman data, demikian pula perkembangan smartphone, karena data yang dikumpulkan itu agregat atau seperti apa," katanya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Sembunyikan Status Online GB WhatsApp

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:36 WIB

VPS NVMe vs VPS SSD, Apa Perbedaannya?

Kamis, 1 Desember 2022 | 12:05 WIB
X