Tren Data Bocor Makin Marak, Badan Siber Perlu Penguatan

- Selasa, 14 September 2021 | 18:24 WIB
Peretasan data/Ilustrasi Tasimalaya Pikiran Rakyat
Peretasan data/Ilustrasi Tasimalaya Pikiran Rakyat

Menurut Farhan, persoalan data memang cukup pelik. Terlebih dengan sejumlah kepentingan di dalamnya.

Di antaranya bisnis, yang memungkinkan data masyarakat bisa dimiliki operator ponsel, perusahaan energi, hingga aplikasi ojek online. Dengan memainkan big data, algoritma, pola-pola seseorang bisa dipetakan.

Baca Juga: Marvel Studios Rilis Serial Baru Hawkeye, Tayang di Disney Plus 24 November 2021

Kemudian lainnya adalah pelayanan publik yang sebenarnya bisa menjadi kunci dalam pelaksanaan program seperti jaring pengaman sosial.

Tak ketinggalan, politik. Karena tak menutup kemungkinan bisa memetakan suara seperti merujuk pada Pilpres AS.

"Kita sepakat peran BSSN diperkuat, apakah di bawah Presiden, atau Kominfo, atau independen itu bisa dibahas karena yang lebih mendesak adalah bagaimana menciptakan ekosistem digital yang baik," jelasnya.

Jutaan Serangan Siber

Masih di forum yang sama, Jubir BSSN Anton Setiyawan tak menampik bahwa dengan kondisi seperti itu, pihaknya memang harus berkerja keras dalam menjalankan peran di sektor siber. Pihaknya pun berupaya menjalin kolaborasi.

Baca Juga: Viral! Hendi Dinginkan Kota Semarang Saat Suhu Panas Ekstrim Pakai Ini

"Kita hadapi tanggung jawabnya secara bersama, tentu ada leadnya, tapi tentunya dengan menjalankan kolaborasi.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X