Scamming dan Phising Kian Marak, Ini Tanda-tanda dan Cara Menghindarinya

- Jumat, 10 September 2021 | 07:00 WIB
Ilustrasi pencurian data pribadi. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi pencurian data pribadi. (suaramerdeka.com / dok)

7. Informasi atau tawaran menyenangkan, seperti hadiah undian yang tidak pernah diikuti.

8. Pengirim telah tersirat atau langsung menyatakan bahwa Anda akan menderita konsekuensi serius jika tidak menanggapi permintaan mereka dengan segera.

9. Profil pengirim terlihat tidak biasa atau mencurigakan.

Ciri-ciri di atas dapat dijadikan patokan untuk memeriksa jika akun Anda menjadi sasaran scammer atau tidak.

B. Phishing

Hampir sama dengan scamming, phishing juga salah satu bentuk penipuan dengan cara mencuri data seputar username, password dan detil kartu kredit. 

Yang berbeda dengan scamming, phising menyamar sebagai sebuah entitas yang dapat dipercaya/legitimate organization dan biasanya berkomunikasi secara elektronik.

Selain itu, phising juga sering mengirimkan email official dan instant messaging kepada para user dengan memakai logo dan tanda tangan mirip sebuah institusi tertentu.

Phishing juga bisa berupa tawaran investasi palsu yang bertujuan untuk menipu melalui email, iklan, atau melalui situs yang tampak mirip dengan situs familiar yang anda pakai.

Misalnya, Anda mungkin mendapatkan email yang terlihat seperti dari bank yang meminta Anda untuk mengonfirmasi nomor rekening bank.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Sembunyikan Status Online GB WhatsApp

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:36 WIB

VPS NVMe vs VPS SSD, Apa Perbedaannya?

Kamis, 1 Desember 2022 | 12:05 WIB
X