Scamming dan Phising Kian Marak, Ini Tanda-tanda dan Cara Menghindarinya

- Jumat, 10 September 2021 | 07:00 WIB
Ilustrasi pencurian data pribadi. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi pencurian data pribadi. (suaramerdeka.com / dok)

Suaramerdeka.com - Scamming dan phising kian marak belakangan ini dan cukup meresahkan masyarakat.

Pasalnya, baik scamming atau phising juga mengincar data pribadi korbannya, dan sudah cukup banyak.

Meski begitu, banyak masyarakat yang masih awam dengan istilah scamming maupun phising.

Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Kadin Demak Diajak Berinovasi dan Kolaborasi, Wabup Gugah Semangat Digitalisasi

A. Scamming

Scam belakangan marak tersebar melalui pesan berantai, yang berisi penipuan melalui aplikasi pesan SMS maupun WhatsApp.

Tujuan scamming tak lain adalah uang, dan semakin menjamur di masa pandemi Covid-19 seiring ramainya dunia maya.

Kelengahan pengguna media sosial biasanya menjadi celah bagi pelaku scam yang memang sangat pandai, sehingga bisa menipu.

Scammer bisasanya terdiri dari individu atau kelompok, dan tersebar di berbagai negara.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tren Data Bocor Makin Marak, Badan Siber Perlu Penguatan

Selasa, 14 September 2021 | 18:24 WIB

Bijak Gunakan Medsos, Jangan Julid, Perhatikan Nomor 5

Minggu, 12 September 2021 | 07:58 WIB
X