Taman Kota yang Nyaman dan Ideal

Red
- Rabu, 15 September 2021 | 01:57 WIB
logo sm
logo sm

Pemerintah Kota Semarang, lewat Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), menargetkan merenovasi atau memperluas empat taman.

Taman-taman itu meliputi Taman MT Haryono, Taman Bubakan, Taman Titik Nol Kilometer, dan Taman Kaliwiru.

Pemkot tidak akan membangun sendiri taman-taman itu karena ada perusahaan-perusahaan yang membantu pendanaan via program corporate social responscibility.

Dengan bantuan semacam itu diharapkan taman-taman nyaman dan ideal bisa diwujudkan di Semarang. Apa yang ideal menurut Pemkot Semarang?

Rupa-rupanya taman itu harus mengusung ikon-ikon atau budaya Semarang. Karena itulah Taman Bubakan akan disorot dengan motif batik, sedangkan Taman Kaliwiru bakal dilengkapi dengan patung penari semarangan.

Selain itu Taman MT Haryono (yang diberi patung MT Haryono) bakal ditambahi nuansa ketionghoaan. Karena itulah untuk mewujudkan keartistikan, Pemkot menggandeng seniman.

Akan tetapi sesungguhnya taman- taman kota yang ideal tak hanya memiliki konten patung atau halhal ikonik kesemarangan.

Agar nyaman, taman-taman harus berada di lokasi-lokasi yang strategis. Tentu kriteria strategis bisa dikaitkan dengan apakah taman itu berdekatan dengan permukiman warga atau tidak, berada di keramaian atau tidak, bakal menimbulkan kemacetan atau tidak ketika warga kota bercengkerama dengan keluarga.

Jika tak aman, sebaiknya kita tak merenovasi taman, melainkan membangun taman baru. Taman kota sebaiknya jangan berupa bentangan tempat yang sempit. Jika terlalu sempit tak akan membuat pengunjung nyaman.

Luas taman kota dengan demikian harus berbanding lurus dengan jumlah penduduk. Kian banyak jumlah penduduk makin luas taman yang harus dibangun. Sangat dianjurkan taman kota menawarkan keindahan kepada warga.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Taman Kota yang Nyaman dan Ideal

Rabu, 15 September 2021 | 01:57 WIB

Perang Siber dan Keamanan Digital

Rabu, 15 September 2021 | 01:51 WIB
X