• KANAL BERITA

Petenis Jateng Berjaya di Turnamen WTA Future Stars

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

DENPASAR, suaramerdeka.com - Petenis muda asal Jateng, Nadya Dhaneswara berjaya pada turnamen WTA Future Stars di lapangan tenis KONI Bali, Denpasar, Sabtu (23/6). Pada partai final kelompok umur (KU) 16 tahun nomor tunggal, Nadya mampu unggul atas petenis tuan rumah, Desak Monica. Namun, unggulan teratas asal Kudus tersebut harus mengakhiri pertandingan lewat rubber set, 6-2, 3-6, 6-4.

Sayang, dia tak mampu mengawinkan gelar setelah di nomor ganda digagalkan lawan. Berpasangan dengan Aulia Risma Widianingsih, duet Jateng tersebut dikalahkan pasangan Desak Monica/Rara Sima Kusuma Wardani (Bali/Jateng) dengan skor, 6-4, 7-6(5)

Sementara itu di KU-14, trofi juara tunggal diraih petenis tuan rumah, Komang Gina Kusuma Dewi. Dia sukses menjungkalkan seeded teratas, Diah Ayu Novita dari Pati. Gina menang straight set atas Diah Ayu, 6-3, 6-4. Di ganda KU-14, Gina yang berpasangan dengan Diah Ayu Novita berhasil merebut trofi usai menaklukkan pasangan Manik Rakarna/Tria Mulyani (Bali) dengan skor, 6-2, 6-1.

Gina mengaku senang dengan trofi yang diraih kali ini. Selanjutnya dia ingin ikut banyak turnamen demj mengejar poin Peringkat Nasional (PNP) teratas agar bisa mewakili Indonesia pada babak final WTA Future Stars di Singapura. Namun dia sadar bahwa tak akan mudah mewujudkan keinginannya itu.

“Selalu terbentur masalah biaya, karena pasti butuh modal besar untuk mengikuti banyak bertanding di berbagai turnamen di luar Bali. Hanya sekali yang di luar Bali, itu pun hanya ke Jember (Jawa Timur) yang cukup dekat jaraknya dari Bali,” katanya.

Direktur Turnamen WTA Future Stars Indonesia, Susan Soebakti mengemukakan, turnamen kualifikasi WTA Future Stars ini akan menambah jam bertanding petenis putri Indonesia KU-14 dan 16 agar mampu bersaing dengan petenis terbaik dari 21 negara kawasan Asia Pasifik pada laga final di Singapura. Akan tetapi, juara dari event ini tidak serta-merta menjadi wakil Merah Putih pada final di Singapura, Oktober mendatang.

“Indonesia akan mengirimkan satu petenis terbaik KU 14 dan 16 berdasarkan Peringkat Nasional Pelti (PNP) per 4 September 2018. Adapun peserta turnamen kualifikasi ini menjadi prioritas bila memiliki poin PNP yang sama,” kata Susan.


(Arif M Iqbal /CN26/SM Network)