• KANAL BERITA

Indonesia Turunkan Delapan Pembalap di MXGP

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Indonesia bakal menurunkan delapan pembalap pada ajang Motocross Grand Prix (MXGP) 2018 di Pangkal Pinang (30 Juni - 1 Juli) dan Semarang (7-8 Juli). Namun, status para pembalap tersebut hanya melalui wild card.

Kedelapan crosser itu, tiga di antaranya akan berjuang di kelas MX1, yaitu Aldi Lazaroni, Asep Lukman Efendi dan Farhan Hendro. Selain itu, empat pembalap lagi, masing-masing Yoshua Pattipi, Hilman Maksum, Delvintor dan Diva Ismayana akan tampil di kelas MX2. Adapun satu tersisa, Rizky HK berlaga di kelas powertrack.

"Mudah-mudahan mereka bisa bicara banyak di MXGP dan tentunya jangan sampai di-overlap," kata promotor MXGP 2018, Judiarto saat sesi jumpa pers bersama Menpora Imam Nahrawi, Ketua Umum PP IMI Sadikin Aksa, para brand ambassador MXGP dan perwakilan Pemkot Semarang dan Pangkalpinang di Jakarta, Senin (14/5).

Pada tahun ini, Indonesia dipercaya dua kali menggelar kejuaraan motocross tingkat dunia. Jika edisi sebelumnya hanya di Pangkalpinang, tahun ini ditambah Semarang yang sirkuitnya disiapkan di Bukit Semarang Baru, Mijen. Namun, status Semarang bukan seri Indonesia, melainkan seri Asia karena satu negara tak boleh memakai dua seri.

Menurut Judiarto, mepetnya waktu pelaksanaan antara seri Pangkalpinang dan Semarang tak perlu dipersoalkan. Usai seri Pangkalpinang, motor yang dipakai crosser untuk membalap, langsung dikirim ke Kota Lunpia. "Transportasi dari Pangkalpinang menuju Semarang sudah kami perhitungkan secara matang. Kami akan persiapkan 12 kontainer memakai jalur darat. Itu akan lebih praktis, tidak tergantung ombak (jalur laut)," terangnya.

Menpora Imam Nahrawi menuturkan, pergelaran kejuaraan MXGP akan jadi awalan yang baik bagi Indonesia sebelum melaksanakan Asian Games. Sebab ajang tersebut digelar sebulan sebelum Asian Games dilaksanakan.

"Ini awalan yang baik untuk prakondisi Asian Games dan Asian Para Games. Kita harus menyambut gembira karena ini jadi kesempatan bagi pembalap tanah air untuk membuktikan bisa bertanding lawan crosser dunia. Bagi Indonesia, ini juga untuk mempromosikan potensi wisata di negeri ini, Semarang dan Pangkalpinang," jelas Menpora Imam.

Kadispora Kota Semarang Gurun Risyadmoko mewakili Walikota Semarang Hendrar Prihadi menuturkan, pihaknya sangat mendukung gelaran MXGP. Berbagai persiapan sudah dilakukan secara matang, antara lain menyediakan sirkuit yang terletak di Bukit Semarang Baru, Mijen seluas 24 hektare.

Itu belum termasuk fasilitas pendukung seluas 20 hektare. "PHRI Kota Semarang sudah menyiapkan 4.000 kamar hotel, belum termasuk homestay. Koordinasi dengan keamaman, keimigrasian dan TNI sudah dilakukan. Masyarakat Semarang menunggu semua untuk datang ke Semarang," ujar Gurun.


(Arif M Iqbal /CN26/SM Network)