• KANAL BERITA

Tim Voli Putri Paralympic Indonesia Kalahkan Kazakhstan

Kejuaraan Dunia ParaVolley Perempuan 2018

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

CHENGDU, suaramerdeka.com - Tim Voli Putri Paralympic Indonesia meraih hasil positif di hari ketiga Kejuaraan Dunia Paravolly Perempuan 2018 di Chengdu, China. Mita dkk sukses mengalahkan tim Kazakhstan dengan skor 3-1 (25-23), (25-8), (23-25) dan (25-19) di Stadium of Chengdu University, China, Rabu (9/5).

Menghadapi Kazakhstan, penampilan tim Indonesia jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Semangat dan rasa percaya diri ditunjukkan Mita dkk sejak awal pertandingan berlangsung. Set I sempat terjadi kejar mengejar angka antara kedua tim hingga 20 poin terakhir. Namun berkat ketenangan pemain Indonesia dan lebih mendominasi pertandingan, maka set pertama menjadi milik Indonesia dengan skor (25-23).

Kemenangan set pertama membuat rasa percaya diri pemain semakin bangkit. Strategi menyerang dengan meminimalisasi kesalahan langsung diinstruksikan pelatih  chmad Suparto kepada anak asuhnya. Hasilnya set kedua mampu dilalui dengan mudah oleh Mita dkk setelah berhasil mengakhir pertandingan dengan skor (25-8).

Tim Indonesia yang tinggal selangkah untuk bisa memenangkan pertandingan ternyata terganjal di set III. Permainan menyerang Mita dkk yang sebelumnya muncul di set I dan II, ternyata mendapat perlawanan dari Kazakhstan. Ditambah lagi para pemain Indonesia sering melakukan kesalahan sendiri yang akhirnya membuat set III menjadi milik Kazakhstan (23-25)

Tidak ingin membuang kemenangan, trio pelatih Indonesia asal Madura yakni Achmad Suparto, Deddy Whinata dan Matsuri langsung menginstruksikan pemain untuk menyerang dan meminimalisasi kesalahan. Hasilnya, kemenangan pun menjadi milik Indonesia setelah set empat diakhiri dengan skor (25-19).

Manajer Tim Voli Perempuan Paralympic Indonesia, Muhammad Azis Ariyanto mengatakan senang jika timnya berhasil menang lawan Kazakhstan setekah sebelumnya mendapat pelajaran berharga dari Ukaraina, China dan Jepang.

"Kepercayaan diri pemain muncul sejak awal pertandingan, dan itu sangat berpengaruh terhadap permainan. Meski peluang kita lolos ke empat besar cukup berat, namun kita harus bersyukur bisa mendapat pelajaran dari kemenangan ini. Saya harap semangat ini harus dijaga dengan baik sebagai modal menghadapi Rusia besok," kata Azis.


(Andika Primasiwi/CN26/SM Network)