• KANAL BERITA

IPSI Gelar Kejuaraan Pencak Silat Pelajar

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengurus baru Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Semarang berencana menggelar kejuaraan pencak silat pelajar yang akan dilaksanakan di GOR Satria Kota Semarang, 10-12 Mei mendatang.

Ketua IPSI Kota Semarang, Joko Susilo menyebut pendaftaran untuk ajang ini sudah dibuka sejak akhir April lalu. Dikatakan sekitar 800 pelajar sudah mendaftar untuk berpartisipasi di ajang tersebut hingga kemarin.

''Di kepengurusan yang baru ini kami ingin aktif dalam berkegiatan. Terutama dengan memperbanyak kejuaraan. Terdekat kejuaraan antar pelajar mulai dari tingkat SD, SMP, SMA akan kami gelar 10 Mei mendantang,'' kata Joko.

Pihaknya ingin nantinya banyak bibit muda pesilat dari Kota Semarang yang bisa bersaing di tingkat nasional dengan adanua kejuaraan-kejuaraan yang akan diselenggarakan. Joko juga menyebut akan ada ajang lain tingkat regional yang akan dilakukan pada Oktober nanti lewat event bertajuk Wali Kota Cup.

'"Kami ingin pencak silat terus digemari masyarakat. Satu diantaranya dengan memperbanyak jam bertanding dan pengalaman atlet-atlet muda,'' lanjut Joko.

Selain itu di kepengurusannya, IPSI Kota Semarang juga ingin menghidupkan kembali Padepokan Pencak Silat Gunung Talang Semarang yang telah lama terlantar. 

''Kami sudah membicarakan hal itu dan mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Semarang. Kami mengusulkan renovasi Padepokan Gunung Talang yang akan kami jadikan basecamp kembali pada tahun ini dan realisasi pada tahun 2019 nanti,'' ungkap Joko.

Pdepokan Gunung Talang sempat menjadi basecamp pencak silat pada tahun 1990-an. Namun dalam 15 tahun terakhir, padepokan itu terlantar. Tempatnya yang strategis di bukit Gunung Talang di Kelurahan Bendan Dhuwur dengan akses lokasi yang mudah dijangkau, maka padepokan tersebut memang perlu direnovasi agar kembali berfungsi untuk pengembangan pencak silat.

Selain itu pada kepengurusan IPSI Kota Semarang periode ini juga akan melanjutkan kerja pengurus yang lama.
''Kami akan memasalkan pencak silat. Setiap Minggu ada perguruan yang melakukan demonstrasi jurus-jurus mereka di Car Free Day di Jalan Pahlawan Semarang,'' lanjutnya.

Di Semarang ada 33 perguruan silat. Para atlet pencak silat ini secara periodik mngikuti berbagai kejuaraan mulai dari tingkat pelajar, mahasiswa, hingga umum.

''Kami berusaha mempererat komunikasi ntarperguruan itu sehingga pencak silat di Semarang makin maju dan erkembang,'' tandas Joko. 


(M Alfi Makhsun/CN39/SM Network)