• KANAL BERITA

PB Perbasasi Optimistis Pembangunan Venue Bisbol dan Sofbol Tepat Waktu

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pengurus Besar Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (PB Perbasasi) optimistis, pembangunan venue bisbol dan sofbol di Jakarta bisa selesai tepat waktu. Sehingga dua lapangan olahraga tesebut bisa dipakai untuk perhelatan Asian Games 2018, 18 Agustus hingga 2 September mendatang.

Ketua Umum PB Perbasasi Andika Monoarfa mengutarakan, meski belum 100 persen rampung, namun fasilitas yang terdapat pada venue sofbol dan bisbol sudah siap untuk digunakan. Bahkan, pekan lalu Perbasasi menggunakan venue sofbol untuk menggelar Kejuaraan Asia yang diikuti sembilan negara peserta.

"Kejuaraan Asia Men Sofbol Championship kemarin memang sekaligus kami manfaatkan untuk uji coba lapangan. Dan Alhamdulillah semua peserta memberikan pujian luar biasa pada fasilitas yang kita punya. Saya tidak bilang kalau venue sudah seratus persen sempurna, memang ada beberapa perbaikan dan penambahan di sana-sini, tapi itu hal minor, seperti cat, atau sekadar tiang yang miring. Tapi secara keseluruhan semuanya sudah siap untuk menggelar Asian Games. Ini bukan saya yang bicara, tapi perwakilan federasi sofbol dan bisbol Asia yang kemarin juga hadir di turnamen itu," kata Andika di Jakarta, Selasa (1/5).

Menurut dia, pemerintah dan Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) selalu mengawasi semua venue, termasuk bisbol dan sofbol. Meski bukan menjadi olahraga yang populer di Indonesia, namun perhatian besar dari negara raksasa Asia seperti Jepang dan Korea Selatan, membuat Inasgoc merasa perlu untuk menjadikan venue kedua olahraga ini bukan sekadar layak, tapi menjadikannya sebagai venue paling megah di Asia Tenggara.

"Perhatian Inasgoc dan pemerintah luar biasa kepada sofbol dan bisbol. Karena saat ini, lapangan yang kita punya sekarang merupakan yang terbaik di Asia Tenggara. Tentunya ini sangat penting, karena negara-negara seperti Jepang dan Korea Selatan memiliki banyak atlet pro yang bermain di liga top dunia. Tentunya penilaian positif dari mereka bisa meningkatkan derajat Indonesia di mata dunia," ungkap Andika.

Khusus untuk venue bisbol, nantinya Indonesia akan memiliki dua lapangan yang bisa digunakan untuk penyelenggaraan pertandingan Asian Games. Selain satu lapangan yang ada di kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, juga sedang dibangun satu fasilitas lagi yang bertempat di Rawamangun, Jakarta Timur.

Dijelaskan, untuk venue yang di Rawamangun, perkembangannya justru lebih cepat dari seharusnya. Andika juga mengaku takjub dengan perkembangan pembangunannya yang dimulai tahun ini. Tapi progresnya benar-benar sangat cepat.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pemprov DKI  dan Inasgoc yang bekerja sangat cepat buat mewujudkan semuanya. Kami benar-benar tidak menyangka kalau olahraga bisbol dan sofbol mendapat perhatian begitu luar biasa dari pemerintah. Karenanya kami sangat yakin lapangan akan bisa selesai tepat pada waktunya. Lapangan ini (Rawamangun) memang awalnya tidak ada dalam rencana, tapi karena ada permintaan dari federasi bisbol Asia, maka Inasgoc dan pemprov DKI langsung bergerak untuk mewujudkannya. Tapi bila melihat progresnya, sungguh luar biasa,'' tandasnya


(Arif M Iqbal /CN26/SM Network)