• KANAL BERITA

Jogja Tuan Rumah Seri Ketiga Turnamen Bulutangkis Daihatsu Astec Open 2018

SAMPAIKAN SAMBUTAN: Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Koesdarto Pramono tengah berdiri untuk memberikan sambutan bakal digelarnya Turnamen Bulutangkis Daihatsu Astec Op
SAMPAIKAN SAMBUTAN: Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Koesdarto Pramono tengah berdiri untuk memberikan sambutan bakal digelarnya Turnamen Bulutangkis Daihatsu Astec Op

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Jogja terpilih menjadi tuan rumah seri ketiga turnamen bulutangkis tingkat nasional Daihatsu Astec Open 2018 yang bakal berlangsung di GOR Lembah Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, 30 April sampai 5 Mei nanti.

Turnamen tahunan kelompok umur (KU) yang terbagi dalam U-13, U-15, U-17, U-19, dewasa dan veteran ini diikuti tak kurang 1.002 pebulu tangkis.

"Kami optimistis bisa mencapai seribu dua ratus peserta tahun ini meski target nasional di tiap kota hanya diikuti enam ratus pebulutangkis," papar Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) DIY, Koesdarto Pramono saat sesi jumpa pers, Senin (23/4).

Menurut Koesdarto, turnamen ini akan  dilengkapi coaching clinic bersama legenda bulutangkis nasional Alan Budi Kusuma dan Susi Susanti ini. Kedua pasangan suami istri itu sendiri merupakan peraih emas Olimpiade Barcelona 1992 silam.

Berlangsung sejak 2016 lalu, total peserta tahun lalu mencapai lebih dari 4.800 peserta di tujuh kota. Tahun ini ditargetkan sekitar 6.500 peserta dari sepuluh kota bisa ikut berpartisipasi. Dengan demikian akan semakin banyak muncul bibit-bibit pebulutangkis muda Indonesia.

"Diharapkan turnamen ini bisa semakin berkontribusi dalam meningkatkan kualitas bulutangkis  di tingkat internasional. Bagi DIY sendiri tentunya akan banyak peserta yang ambil bagian dari Jogja dan sekitarnya, mumpung kami sebagai tuan rumah," papar dia

Direktur Astec (Alan Susi Technology) Alan Budi Kusuma menyebut, Kota Jogja baru kali ini dipilih sebagai tuan rumah. Selain DIY, turnamen juga akan digelar di sembilan kota lain. Seperti Pontianak (17-21 Juli), Batam (7-11 Agustus), Padang (4-8 September), Banjarmasin (16-20 Oktober), Manado (6-10 November) dan dipungkasi di Jakarta (2-8 Desember) sebagai lokasi final.

Dua seri sebelumnya sudah berlangsung di Bandung dan Bali mulai Februari hingga Maret lalu dimana turnamen ini merupakan kalender tahunan PB PBSI dan sudah mendapatkan label grade sirkuit nasional (sirnas) B.

"Pemilihan kota-kota sebagai tuan rumah penyelenggaraan lebih didasarkan kota tersebut merupakan kota-kota yang banyak melahirkan pebulutangkis-pebulutangkis tingkat nasional," tandas Alan Budi Kusuma.


(Gading Persada /CN39/SM Network)

  • Tags
Berita Terkait
Komentar