• KANAL BERITA

Tanpa Kemenangan, Satya Wacana Evaluasi Total

DITEMPEL KETAT: Pemain asing Satya Wacana Salatiga  Christopher Valante Sterling (kiri) ditempel ketat oleh Luis Amable Jacobo (Pacific Caesar) ketika bertanding dalam seri pertama IBL 2020 di GOR Sahabat Semarang. (suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan)
DITEMPEL KETAT: Pemain asing Satya Wacana Salatiga Christopher Valante Sterling (kiri) ditempel ketat oleh Luis Amable Jacobo (Pacific Caesar) ketika bertanding dalam seri pertama IBL 2020 di GOR Sahabat Semarang. (suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tim basket Satya Wacana Salatiga memetik hasil kurang memuaskan pada seri pertama Indonesian Basketball League (IBL) 2020 yang berlangsung di GOR Sahabat Semarang, 10-12 Januari lalu. Tim asuhan Efri Meldi tanpa kemenangan dari tiga laga yang dijalani. Tim akan melakukan evaluasi total menghadapi seri kedua di C-Tra Arena Bandung, 17-19 Januari nanti.

''Tim ini sebenarbya bermain bagus di putaran pertama ini. Saya melihat kurang beruntung di Kota Semarang dan inkonsistensi permainan yang masih menjadi persoalan pada pemain. Tiga laga yang dilakoni, kami bermain baik dan bahkan bisa  leading  cukup jauh. Ya itu tadi, konsistensi yang masih kurang,'' tutur Efri Meldi saat dihubungi, Selasa (14/1).

Di laga pertama, Cio Manuputty dan kolega menyerah dari Amarta Hangtuah Jakarta dengan 109-115. Kembali menelan pil pahit setelah kalah dari Pelita Jaya Bakrie Jakarta dengan 61-70. Pada pertandingan terkhir harus mengakui keunggulan Pacific Caesar Surabaya dengan 79-81. Efri menuntut pemainnya harus berubah total pada putaran kedua nanti di Kota Kembang.

''Jangan bermain terburu-buru ketika sudah memimpin agak jauh. Dalam basket, kesalahan sekecil apapun bisa berakibat fatal. Ini yang terjadi saat kami kalah dari Pacific Caesar. Anak-anak bermain terburu-buru ketika leading cukup jauh. Banyak kesalahan yang dilakukan saat menit-menit akhir,'' tutur mantan juru taktik tim basket putra PON XVIII dan XIX Jateng itu.

Dia meminta pemainnya belajar banyak dari hasil negatif di seri pembuka lalu. Mau tidak mau, kata dia, harus bermain  all out  dalam dua pertandingan nanti. Satya Wacana akan berhadapan dengan tuan rumah Prawira Bandung di laga pertama. Kemudian akan berjumpa NSH Jakarta pada  game  kedua. Menurut Efri, dua laga itu sangat berat.

''Untuk menjaga tiket  play off , kami harus menang. Ini bisa diraih, jika pemain punya kemauan tinggi. Kemudian pertahanan yang harus benar-benar kuat. Prawira dan Pelita Jaya punya pemain yang cepat dan punya determinasi tinggi. Jadi harus benar-benar fokus di Bandung nanti. Jangan buat kesalahan sepele dan sekecil apapun,'' tandas dia.


(Krisnaji Satriawan /CN26/SM Network)