• KANAL BERITA

Musorkotlub Hanya Memilih Ketua Umum KONI Salatiga Antar Waktu 2018-2022

Agus Purwanto. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)
Agus Purwanto. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Plt Ketua KONI Salatiga Agus Purwanto mengatakan, Musyawarah olahraga kota luar biasa (Musorkotlub) yang akan diselenggarakan akhir Februari ini hanya memilih ketua umum KONI Kota Salatiga antar waktu periode 2018-2022. Sedangkan  komposisi kepengurusan yang sudah ada, tidak berubah.

"Musorkotlub diselenggarakan karena ketua KONI Salatiga pada periode 2018-2022 Dance Ishak Palit mengundurkan diri sejak Agustus tahun 2019.  Yang bersangkutan mundur karena dilantik menjadi anggota DPRD Salatiga. dalam aturan, Ketua KONI tidak boleh merangkap sebagai pejabat publik," katanya.

Menurut Agus, usai pengunduruan diri ketua KONI Salatiga itu, dirinya yang sebelumnya menjadi Wakil Ketua KONI, ditunjuk menjadi pelaksana tugas (Plt) Ketua KONI Salatiga. Tugas Plt ini hanya enam bulan di antaranya mengantarkan pemilihan ketua umum baru melalui Musorkotlub.

"Sebelum Musorkotlub, tahapan yang harus dilalui adalah rapat anggota KONI yang sudah dilaksanakan akhir tahun 2019. Dari rapat anggota itu juga sudah dibentuk   tim penyaringan dan penjaringan calon ketua umum masa bhakti 2018-2022," tuturnya.

Ditambahkan dia, tim penyaringan dan penjaringan ini terdiri atas sembilan orang dari unsur pengurus KONI dan cabang olahraga. Tim diketuai Tedjo Supriyanto, Wakil Ketua Amin Siahaan, dan sekretaris Yenni E Manoppo. Adapun para anggota masing-masing, Umbu Rauta, Suroso Kuncoro,  Agus Supriyo, Agus Salim, Amir Hafilin, dan Fatkhur Rohman.

Tahapan

Menurut Agus, tahapan penjaringan dan penyaringan calon ketua umum KONI yaitu, pengambilan formulir (13-18 Januari), pengembalian formulir (17-24 Januari), verifikasi berkas (23-28 Januari), dan pemberitahuan ulang (27-30 Januari).  Selanjutnya, pemenuhan kelengkapan berkas (30 Januari-4 Februari), sosialisasi atau pengumuman (6-7 Februari), pemberkasan data (8-10 Februari), dan laporan hasil (10-14 Februari).  Pendaftaran dilakukan di kantor KONI Salatiga.

"Persyaratan calon ketua umum di antaranya tidak menduduki jabatan publik atau jabatan eselon struktural pemerintahan. Juga tidak berstatus sebagai tersangka dan banyak lagi persyaratan lain bisa dilihat di kantor KONI Salatiga," katanya.  

Wakil Ketua Tim Penyaringan dan Penjaringan, Amin Siahaan menambahkan, apabila belum ada salah satu calon yang memenuhi syarat mutlak, tim penjaringan mengembalikan dokumen pendaftaran dan memberi kesempatan bagi yang sudah mendaftar untuk memperbaiki persyaratan itu. Jika sudah diperpanjang tiga hari, tetapi masih belum ada calon yang memenuhi syarat mutlak, tim penjaringan akan memberi keputusan setelah berkoordinasi dengan KONI Jateng.

Ketua Pencak Silat (IPSI) Salatiga Edy Pramono mengatakan, pihaknya mengapresiasi sesuai dengan hasil rapat anggota KONI Salatiga. Yaitu   untuk Musorkotlub telah dibentuk tim penjaringan  dan penyaringan calon ketua umum yang berjumlah sembilan  orang. Dalam rapat itu juga telah disepakati berbgai hal dan ini menurutnya merupakan  langkah maju.

"Sesuai dengan AD/ART KONI, dan juga dalam persyaratan calon ketua umum  KONI, disepakati tidak sedang menjadi unsur pimpinan partai politik.  Mudah-mudahan  ini ditaati dan  calon Ketua umum KONI Salatiga bersih dari urusan politik," katanya.


(Moch Kundori/CN26/SM Network)