• KANAL BERITA

Konsisten, New Armada Cup Diapresiasi

Lahirkan Atlet Nasional

KEJURNAS TENIS: Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso beserta jajaran New Armada, TNI/Polri, dan pihak sponsor bersama-sama menekan tombol sirine tanda dimulainya Kejurnas Tenis Yunior New Armada Cup XXIV tahun 2020. (suaramerdeka.com / Asef Amani)
KEJURNAS TENIS: Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso beserta jajaran New Armada, TNI/Polri, dan pihak sponsor bersama-sama menekan tombol sirine tanda dimulainya Kejurnas Tenis Yunior New Armada Cup XXIV tahun 2020. (suaramerdeka.com / Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com – Kejuaraan Tenis Yunior Tingkat Nasional tahun 2020 bertajuk New Armada Cup XXIV resmi bergulir usai dibuka Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso, Senin (6/1). Sebanyak 380 petenis berjuang meraih hasil terbaik dalam kejuaraan yang berlangsung hingga Sabtu (11/1) nanti.

“Kami sangat apresiasi kepada New Armada yang sudah konsisten menggelar turnamen berskala nasional ini. Kejuaraan ini merupakan pembinaan yang baik untuk meningkatkan prestasi para atlet,” ujar Iwan mewakili Bupati Magelang, Zaenal Arifin usai pembukaan di lapangan tenis New Armada.

Ia menuturkan, olahraga tenis lapangan di Indonesia menunjukan prestasi membanggaakan saat berlaga dalam SEA Games 2019 lalu. Tim nasional berhasil membawa pulang tiga emas dan menjadi juara umum di cabang olahraga tenis lapangan. “Ini jadi momentum untuk kita terus meningkatkan prestasi tenis lapangan. Maka, Kejurnas Yunior ini memiliki arti penting dan strategis dalam upaya pembinaan atlet sejak dini. Prestasi didapat dari proses dan kerja keras yang panjang,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pelti (Persatuan Tenis Lapangan Indonesia) Jawa Tengah, Ahmadi mengutarakan hal serupa bahwa, pihaknya memberi apresiasi terhadap konsistensi New Armada dalam menghadirkan Kejurnas ini. Ia pun menaruh harapan besar lahir atlet-atlet hebat dari ajang tahunan ini.

“Saya sangat gembira New Armada bisa konsisten, bahkan selama 25 tahun penyelenggaraan hanya sekali absen. Atlet nasional sekarang pun banyak yang pernah ikut kejuaraan ini saat masih junior,” tuturnya.

Melalui kejuaraan ini, ia pun berharap dapat lahir kembali atlet-atlet nasional yang bisa meraih prestasi membanggakan di kancah dunia. Sekaligus ia mendorong tiap daerah untuk dapat mengadakan turnamen seperti ini. “Adanya kejuaraan ini salah satunya untuk membiasakan para atlet berkompetisi sejak dini. Kita tempa di sini, sekaligus meningkatkan prestasi mereka. Selain Magelang, daerah lain yang juga memiliki agenda ini adalah Banjarnegara, Blora, Tegal, Kudus, dan Semarang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Pertandingan, Eko Sugiyono menjelaskan, kejuaraan ini dibagi dalam beberapa kelompok umur, yakni 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun, dan 18 tahun. Adapun kategori yang dipertandingkan tunggal dan ganda putra/putri. Para peserta, imbuhnya, tidak hanya dari Magelang saja, tapi juga luar daerah bahkan luar Jawa. Di antaranya Jawa Timur, Jawa Barat, NTB, Bali, Jakarta, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

“Kami siapkan 15 lapangan tenis untuk mereka berlaga, di antaranya tujuh lapangan indoor New Armada, Akmil, dan Moncer Serius di Gelora Sanden. Lalu ada delapan lapangan yang outdoor, yakni di Pelti dan Moncer Serius di Gelora Sanden,” imbuhnya.


(Asef Amani/CN26/SM Network)