• KANAL BERITA

300an Petenis Berlaga di Kejurnas Tenis Yunior New Armada Cup

MERIAH: Upacara pembukaan Kejurnas Tenis Yunior New Armada Cup XXIV berlangsung meriah, Senin (6/1). (suaramerdeka.com / Eko Priyono)
MERIAH: Upacara pembukaan Kejurnas Tenis Yunior New Armada Cup XXIV berlangsung meriah, Senin (6/1). (suaramerdeka.com / Eko Priyono)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Setidaknya 300an petenis mengikuti Kejurnas Tenis Yunior New Armada Cup, yang berlangsung 6 hingga 11 Januari 2020 di Gor Indoor Armada, Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Ketua Pengda Pelti Jawa Tengah, Ahmadi, menyebutkan bahwa antusias peserta pada kejurnas tenis yunior kali ini cukup banyak.

Petenis yunior dari berbagai daerah telah siap bertanding pada kejuaraan kali ini.Kejuaraan akan mempertandingkan kelompok atau kelas umur 10, 12, 16, hingga 18 tahun, baik tunggal ataupun ganda putra maupun putri.  "Mereka datang dari berbagai daerah seperti Semarang, Magelang, beberapa daerah di Jawa Timur dan Jawa Barat, Bali, Jakarta, Sumatera, NTB, dan Sulawesi," kata Ahmadi saat pembukaan kejurnas tersebut, Senin (6/1).

Pada kejurnas kali ini beberapa petenis yunior nasional juga ikut ambil bagian. Seperti Bunga Nuraini (dari Surabaya), Luis Darsono (Kudus), Kholisa Siti Maisaroh (Kudus), dan Joanne Lynn Hartono (Bandung).

Ahmadi berharap, melalui kejurnas tenis yunior tersebut diharapkan bisa melahirkan bibit-bibit petenis handal, sehingga nantinya dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, moment kejurnas itu diharapkan bisa sebagai ajang silaturahmi dan alat pemersatu bangsa tanpa membeda-bedakan agama, suku, dan ras apa pun. "Mari kita junjung sportivitas, kita turut berkontribusi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga, Iwan Sutiarso, berharap kejurnas tersebut dapat memberikan semangat dan gairah baru dalam meningkatkan kualitas diri dalam bidang olahraga. Menurutnya, cabang olahraga Tenis Lapangan saat ini sudah memperlihatkan hasil gemilang dengan diraihnya tiga medali emas pada ajang Sea Games 2019, yang juga membawa Indonesia menjadi juara umum.

"Melalui kejurnas ini kami berharap bisa menjadi ajang pembinaan dan penggemblengan para atlet dan bibit-bibit muda agar nantinya dapat maju ke jenjang berikutnya bahkan di tingkat internasional," kata Iwan.

Prestasi seorang atlet, lanjutnya,  hanya didapat dari kerja keras dan proses yang panjang, bukan karena keberuntungan. Oleh karena itu harus disadari sejak awal, bahwa tidak mungkin semua peserta akan mendapatkan prestasi yang diinginkan atau menjadi juara.

Hanya peserta terbaik yang mempersiapkan diri, berlatih dan tekun pada tujuan, yang akan meraih prestasi  diinginkan. "Kami ucapkan selamat kepada atlet yang juara, namun kami berpesan untuk tidak cepat berpuas diri. Harus terus berlatih untuk meningkatkan prestasinya," pungkas Iwan.


(Eko Priyono/CN26/SM Network)